Spekulasi panas mengenai masa depan Max Verstappen resmi berakhir. Pembalap berjuluk The Flying Dutchman tersebut memupus segala rumor kepindahannya dengan menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang bersama Oracle Red Bull Racing.
Meski kontrak lamanya masih menyisakan masa bakti hingga akhir 2028, kesepakatan baru ini memastikan juara dunia F1 empat kali tersebut bakal bertahan di Red Bull setidaknya hingga akhir musim 2030—saat usianya menyentuh 33 tahun.
Pengumuman besar ini dirilis Red Bull tepat menjelang gelaran F1 Grand Prix Belanda, yang merupakan balapan kandang bagi Verstappen.
“Saya sangat senang dengan perpanjangan kontrak ini,” tegas Verstappen.
“Kami memiliki talenta-talenta terbaik dan saya antusias untuk terus bekerja sama demi membawa tim ini kembali ke puncak. Red Bull sudah seperti keluarga kedua bagi saya. Melanjutkan perjalanan panjang ini dengan tim yang sama sepanjang karier saya adalah sesuatu yang sangat spesial.”
Menepis Rayuan McLaren dan Mercedes
Keputusan perpanjangan ini tergolong krusial. Sebelumnya, manajemen Verstappen sempat menggelar pembicaraan intensif dengan McLaren untuk potensi kepindahan pada musim 2027, di samping isu ketertarikan dari pabrikan Mercedes.
Kontrak lama pembalap berusia 28 tahun itu memang memuat klausal lepas (release clause) yang memungkinkannya hengkang pada akhir musim 2026 jika ia menghendakinya. Namun, Verstappen akhirnya mantap memilih untuk tetap mengenakan baju balap Red Bull.
Komitmen ini diambil meski Red Bull mengalami awal musim 2026 yang cukup berat di bawah regulasi teknis F1 yang baru. Hingga pertengahan musim, Verstappen belum mengantongi satu pun kemenangan—dengan capaian terbaiknya sejauh ini adalah finis sebagai runner-up di GP Austria dan GP Hungaria.
Kekhawatiran publik sempat mencuat seiring hengkangnya sejumlah figur penting dari tim asal Milton Keynes tersebut, termasuk race engineer setianya, Gianpiero Lambiase, yang dipastikan merapat ke McLaren pada 2028.
Visi Baru Bersama Laurent Mekies
Meski ditinggal sejumlah staf senior, Verstappen secara khusus memuji peran Kepala Tim Red Bull yang baru, Laurent Mekies, yang menggantikan posisi Christian Horner sejak Juli tahun lalu.
“Bekerja bersama Laurent selama lebih dari satu tahun terakhir sangatlah luar biasa. Saya melihat ia memiliki visi yang sangat jelas untuk masa depan tim,” tambah Verstappen.
“Semua orang di markas percaya pada apa yang sedang kami bangun. Saya siap bertarung untuk meraih lebih banyak kemenangan dan gelar juara dunia.”
Langkah mantap Verstappen disambut hangat oleh Laurent Mekies. Menurutnya, keputusan ini didasari oleh rasa saling percaya yang telah ditempa lewat berbagai gelar juara maupun masa-masa sulit.
“Hubungan ini dibentuk dari sejarah kemenangan, pertarungan sengit, dan momen-momen menantang. Hal itu menjadikan ikatan ini salah satu kisah sukses terbesar di F1,” ungkap Mekies.
“Tapi perjalanan kami belum selesai. Masih ada lebih banyak balapan untuk dimenangi dan lebih banyak sejarah yang siap kami tulis bersama.”




