JAKARTA – Terobosan damai gemilang! Pakistan dan Afghanistan secara mengejutkan menyepakati gencatan senjata immediate di tengah putaran perundingan Doha, Qatar, ungkap Kementerian Luar Negeri Qatar pada Minggu (19/10/2025), dilansir dari Sputnik. Kesepakatan historis ini diharapkan jadi titik balik perdamaian abadi di kawasan yang selama ini dirundung konflik berkepanjangan.
Dalam pernyataan resminya, kementerian menyatakan: “Selama negosiasi, kedua pihak sepakat menerapkan gencatan senjata seketika, sekaligus membentuk mekanisme khusus untuk memperkuat perdamaian dan stabilitas jangka panjang antarnegara.” Langkah ini langsung disambut euforia, mengingat ketegangan perbatasan yang kerap memicu bentrokan bersenjata.
Tak berhenti di situ, Kabul dan Islamabad juga berkomitmen menggelar pertemuan lanjutan dalam beberapa hari mendatang. Agenda utama? Memastikan keberlanjutan gencatan senjata dan memverifikasi pelaksanaannya di lapangan. “Ini bukan sekadar janji kosong, tapi blueprint nyata untuk era baru tanpa peluru,” tegas sumber dekat perundingan.
Para pengamat internasional langsung ramai bersorak. “Kesepakatan Doha ini bisa jadi ‘Berlin Wall’-nya Asia Selatan, meruntuhkan tembok permusuhan puluhan tahun,” ujar analis konflik terkemuka. Dengan mekanisme verifikasi yang ketat, harapan warga kedua negara kian membuncah—dari pedagang di Peshawar hingga petani di Kandahar, semua menanti hari tanpa dentuman meriam.