Gelombang protes dari ratusan orang tua siswa yang merasa frustrasi akibat kacaunya sistem Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) 2026 akhirnya memakan korban jabatan. Kepala UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Disdik Jabar, Suhendar, resmi dicopot dari posisinya setelah sistem pendaftaran dinilai gagal melayani publik dengan optimal.
Melansir laporan detikJabar, Kamis (11/6/2026), kericuhan ini memuncak sejak Senin (8/6) siang. Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat digeruduk puluhan orang tua murid yang menuntut kejelasan akibat banyaknya kendala teknis dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Keluhan yang dilaporkan sangat beragam dan krusial seperti akun calon siswa baru tidak kunjung terverifikasi oleh sistem dan kegagalan massal saat melakukan proses login. Para peserta yang tidak lolos seleksi “Sekolah Maung” juga kebingungan dan berniat beralih ke pendaftaran jalur reguler PCMB, namun sistemnya justru terkunci.
Salah satu wali murid asal Coblong, Kota Bandung, Suheli Syarif, meluapkan kebingungannya setelah sang anak dinyatakan gugur dari seleksi Sekolah Maung di SMAN 5 Bandung. Saat ingin mendaftar ke jalur reguler, akun sang anak justru mendadak “gaib”.
“Setelah tidak lolos, kami harus masuk ke PCMB. Tapi sampai sekarang kami tidak bisa login,” keluh Suheli gusar saat mendatangi Kantor Disdik Jabar.
Momen Dedi Mulyadi Interogasi dan Copot Kepala IT
Mendengar jeritan para orang tua murid, Dedi Mulyadi langsung turun tangan melakukan inspeksi mendadak ke lapangan. Dedi sempat mencecar dan mempertanyakan kompetensi Suhendar selaku penanggung jawab teknologi informasi SPMB dalam sebuah dialog yang berlangsung tegang.
“Anda ngerti enggak bidang ini? Anda latar belakangnya apa? Siapa yang merekomendasikan anda di bidang ini?” cecar Dedi ke arah Suhendar.
Tak butuh waktu lama, keputusan tegas langsung diambil demi menyelamatkan nasib para calon siswa di Jawa Barat.
“Betul. Kepala UPTD Tikomdik untuk sementara dinonaktifkan dulu,” tegas Dedi, Rabu (10/6).
Dedi menegaskan, sejak awal Pemprov Jabar sudah menginstruksikan agar seluruh aplikasi pemerintahan dibangun secara terintegrasi oleh Diskominfo, bukan dikembangkan sendiri-sendiri oleh dinas terkait. Sebagai langkah penyelamatan darurat, pengelolaan server SPMB kini resmi diambil alih oleh Diskominfo Jabar, dengan menunjuk Mark Aditya (Kabid e-Government Diskominfo) sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Tikomdik.
Kabar Baik: Waktu Pendaftaran Diperpanjang!
Guna mengakomodasi para calon siswa yang sempat terkendala sistem error, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengumumkan kabar baik berupa perpanjangan waktu pengisian data PCMB hingga Kamis, 11 Juni 2026 pukul 23.59 WIB.
“Dengan perpanjangan waktu ini, semakin banyak murid yang dapat mengikuti proses pemetaan dan memperoleh akses pendidikan jenjang menengah,” kata Purwanto.
Catat! Jadwal Penting SPMB Jabar Selanjutnya:
Bagi orang tua dan calon murid, berikut adalah linimasa krusial pasca-perpanjangan waktu:
-
Pengumuman Hasil PCMB: Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 14.00 WIB.
Bagi siswa yang nantinya dinyatakan belum diterima pada tahap pengumuman PCMB, Disdik Jabar mengimbau untuk tidak berkecil hati karena masih dibuka kuota sisa melalui jalur berikut:
-
SPMB Tahap 1: Pendaftaran dibuka 15 Juni – 19 Juni 2026 (Pengumuman hasil pada 25 Juni 2026).
-
SPMB Tahap 2: Pendaftaran dibuka 30 Juni – 6 Juli 2026 (Pengumuman hasil pada 10 Juli 2026).