JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan proyek Light Rail Transit (LRT) akan berlanjut hingga Dukuh Atas setelah rute Velodrome-Manggarai diresmikan pada Agustus mendatang.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan pembangunan jalur Manggarai–Dukuh Atas selesai pada 2028 dengan anggaran Rp2,1 triliun yang bersumber dari APBD DKI. “Saya tadi sudah minta kepada Ibu Asisten Keuangan untuk pembangunan dari Manggarai ke Dukuh Atas selesai di tahun 2028 dengan anggaran Rp2,1 triliun,” ujarnya di Stasiun LRT Rawamangun, Selasa.
Pramono menegaskan proyek ini bisa segera dimulai karena tidak memerlukan pembebasan lahan. “Sehingga tidak ada handicap (rintangan) untuk menunggu pembebasan lahan. Langsung bisa dibangun,” katanya.
Saat ini, pembangunan rute Velodrome–Manggarai sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun sudah mencapai 95 persen. Ia berharap jalur tersebut rampung dan diresmikan pada Agustus, bahkan mengusulkan agar Presiden Prabowo Subianto hadir dalam peresmian.
“Kenapa kami mengusulkan untuk diresmikan oleh Bapak Presiden? Karena ini akan menjadi milestone ataupun legasi yang mengubah wajah Jakarta. Karena selama ini utara ke pusat itu sering kali menghadapi handicap, kemacetan yang luar biasa,” ucap Pramono.




