JATIM – Persija Jakarta menghadapi laga penentuan saat bertemu PSMS Medan pada pertandingan terakhir Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026) pukul 15.30 WIB. Duel ini menjadi kesempatan terakhir bagi Macan Kemayoran untuk menjaga asa lolos ke babak semifinal.
Tim besutan Shin Tae-yong datang ke pertandingan dengan situasi yang tidak ideal. Dari dua laga sebelumnya, Persija hanya mengoleksi satu poin setelah takluk dari Persebaya Surabaya dan bermain imbang melawan wakil Thailand, Port FC. Kondisi tersebut membuat kemenangan atas PSMS menjadi harga mati apabila ingin tetap berada dalam persaingan menuju empat besar.
Namun, tiga poin saja belum tentu cukup mengantar Persija melangkah ke semifinal. Nasib Macan Kemayoran juga bergantung pada hasil pertandingan lain di Grup B antara Persebaya Surabaya menghadapi Port FC yang digelar pada malam harinya.
Saat ini Persebaya memimpin klasemen dengan enam poin dan telah memastikan satu tempat di semifinal. Sementara Port FC berada di posisi kedua dengan empat poin, unggul cukup jauh dari Persija yang baru mengumpulkan satu angka.
Artinya, Persija harus lebih dulu menuntaskan misinya dengan mengalahkan PSMS, kemudian berharap Persebaya mampu menundukkan Port FC. Apabila Port FC mampu meraih hasil imbang atau bahkan menang, peluang Persija untuk lolos dipastikan tertutup karena wakil Thailand tersebut akan tetap mengamankan posisi runner-up grup.
Situasi itu membuat pertandingan kontra PSMS bukan sekadar laga penutup fase grup, melainkan duel yang menentukan hidup-mati langkah Persija di turnamen pramusim bergengsi tersebut.
Sejak awal turnamen, Persija memang belum mampu menampilkan performa terbaiknya. Kekalahan pada laga pembuka membuat tekanan meningkat, sementara hasil imbang pada pertandingan kedua membuat ruang untuk melakukan kesalahan semakin sempit.
Kini, kemenangan menjadi satu-satunya target yang bisa menjaga peluang tetap terbuka hingga pertandingan Persebaya melawan Port FC selesai dimainkan.
Di kubu lawan, PSMS Medan memang sudah tidak memiliki peluang melaju ke semifinal. Tim berjuluk Ayam Kinantan dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun pada fase grup.
Meski demikian, kondisi tersebut justru berpotensi membuat PSMS tampil tanpa beban. Tim asal Sumatera Utara itu diperkirakan tetap berupaya menutup penampilan mereka di Piala Presiden 2026 dengan hasil positif sebagai bekal menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Bagi PSMS, kemenangan atas Persija dapat menjadi suntikan kepercayaan diri menjelang bergulirnya kompetisi resmi. Sementara bagi Persija, kegagalan meraih poin penuh akan langsung mengakhiri perjalanan mereka di turnamen.
Sorotan pertandingan pun tidak hanya tertuju pada perebutan tiga poin, tetapi juga pada kemampuan Persija memanfaatkan peluang yang masih tersisa. Efektivitas lini depan dan konsistensi permainan diperkirakan menjadi faktor penentu dalam laga yang sarat tekanan tersebut.
Jika berhasil mengatasi PSMS, Persija masih harus menunggu hasil duel Persebaya kontra Port FC untuk mengetahui nasib mereka. Seluruh skenario kelolosan Macan Kemayoran bergantung pada hasil pertandingan tersebut.
Sementara itu, persaingan di Grup A telah rampung. Persib Bandung memastikan diri finis sebagai juara grup, sedangkan Arema FC mengunci posisi runner-up. Kedua tim tersebut telah lebih dulu mengamankan tiket menuju babak semifinal Piala Presiden 2026.
Dengan demikian, satu tiket semifinal dari Grup B masih menjadi rebutan. Persija masih memiliki peluang secara matematis, tetapi jalan menuju empat besar tidak sepenuhnya berada di tangan mereka. Macan Kemayoran wajib menang atas PSMS terlebih dahulu sebelum berharap hasil pertandingan lain berpihak kepada mereka.



