JAKARTA — Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mendarat di Jakarta dalam kunjungan resmi selama dua hari, Senin (28/7/2025), sebagai bagian dari agenda diplomatik bilateral tingkat tinggi bersama Presiden Prabowo Subianto.
Kedatangan Anwar menjadi momentum penting untuk mempererat relasi strategis kedua negara melalui Konsultasi Tahunan ke-13 Indonesia-Malaysia.
Setibanya di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma pukul 19.51 WIB, Anwar tampak mengenakan batik khas Indonesia dan kacamata hitam.
Ia disambut langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Prosesi penyambutan dilakukan dengan penuh kehormatan, termasuk pengawalan resmi dan hamparan karpet merah sebelum Anwar meninggalkan lokasi menuju hotel menggunakan mobil dinas Malaysia 1.
Kunjungan ini menjadi lawatan kedua Anwar ke Indonesia dalam satu bulan terakhir.
Sebelumnya, ia sempat melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Merdeka pada 27 Juni 2025. Kali ini, Anwar kembali hadir untuk memperkuat kerja sama strategis dalam berbagai sektor, termasuk perdagangan, pertahanan, dan teknologi informasi.
Bahas MoU Strategis dan ASEAN
Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra), lawatan Anwar pada 28–29 Juli 2025 ini merupakan bagian dari agenda Konsultasi Tahunan yang menjadi forum bilateral tertinggi antara kedua negara.
Forum ini bertujuan memperkuat kerja sama komprehensif dan membahas berbagai isu kawasan serta global.
“Konsultasi kali ini merupakan suatu peluang penting untuk meningkatkan hubungan strategis serta meneroka bidang kerja sama baru dalam menghadapi tantangan di tingkat kawasan dan global saat ini,” bunyi keterangan Wisma Putra.
Konsultasi bilateral tahunan ini dimulai sejak 2006 dan dilakukan secara bergiliran. Tahun ini menandai pertama kalinya pertemuan berlangsung sejak terakhir kali digelar pada 2017, sekaligus momen perdana bagi Presiden Prabowo dan PM Anwar sejak keduanya menjabat.
Anwar Dijadwalkan Teken Empat MoU
Selain bertemu Presiden Prabowo dalam agenda formal, Anwar juga akan menghadiri undangan dari Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn di Sekretariat ASEAN, Jakarta.
Di sana, Anwar dijadwalkan menyampaikan pidato utama sebagai representasi Malaysia yang saat ini memegang Keketuaan ASEAN 2025.
Ia akan menegaskan komitmen Negeri Jiran terhadap penguatan integrasi kawasan dan pembentukan Komunitas ASEAN.
Dalam rangkaian pertemuan dengan Presiden Prabowo, kedua pemimpin negara juga akan menyaksikan penandatanganan empat Nota Kesepahaman (MoU) lintas sektor, meliputi kerja sama perbatasan darat, sistem kesehatan, teknologi informasi, dan komunikasi.***