Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menghadiri sekaligus menutup rangkaian acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 di Jakarta. Dalam arahan strategisnya, Kepala Negara menekankan pentingnya kemandirian nasional agar Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri di tengah kompetisi global yang makin ketat.
Presiden Prabowo juga menyoroti lompatan teknologi era modern, khususnya perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menanggapi munculnya fenomena “Agent AI”, Presiden mengingatkan adanya ‘warning’ dari para penemu teknologi tersebut dan meminta para guru besar serta akademisi perguruan tinggi untuk mendalami dampaknya secara serius. Selain mendorong kampus menjadi pusat inovasi, Kepala Negara juga menegaskan komitmen pemerintah dalam hilirisasi industri, perluasan beasiswa pendidikan, hingga efisiensi BUMN yang tidak produktif demi menekan beban operasional negara.
Bagaimana pendapat Anda mengenai kesiapan akademisi Indonesia dalam menghadapi tantangan Agent AI? Tulis di kolom komentar!
Editor & Uploader: BS