JAKARTA – Persaingan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo memasuki babak baru yang tidak lagi berlangsung di atas lapangan.
Keduanya kini sama-sama memiliki keterlibatan bisnis dalam sepak bola Spanyol melalui klub kasta kedua.
Ronaldo lebih dahulu mengambil 25 persen saham UD Almeria pada Februari 2026.
Sementara itu, Messi mencapai kesepakatan prinsip untuk mengambil alih 100 persen saham CD Eldense.
Eldense mengonfirmasi bahwa proses akuisisi Messi masih menunggu sejumlah tahapan hukum dan persetujuan otoritas olahraga Spanyol.
Jika seluruh proses selesai, Eldense akan menjadi klub profesional Spanyol pertama yang dimiliki Messi.
Mengutip World Soccer Talk, Jumat, sebelumnya, Messi telah membeli UE Cornella yang bermain di kompetisi level kelima sepak bola Spanyol.
Eldense kini berada di posisi ke-20 Segunda Division setelah belum meraih kemenangan pada awal musim 2026/27.
Langkah Messi tersebut membuat dua ikon sepak bola dunia itu memiliki kepentingan bisnis di kompetisi Segunda Division.
Situasi tersebut menciptakan kemungkinan pertemuan menarik antara klub milik Messi dan Ronaldo pada musim yang sama.
Perubahan peran keduanya menjadi sorotan karena Messi dan Ronaldo pernah menjadi rival utama selama bertahun-tahun.
Messi memperkuat Barcelona, sedangkan Ronaldo menjadi bintang utama Real Madrid dalam persaingan panjang di LaLiga.
Kini, rivalitas keduanya bergeser dari perebutan trofi menjadi aktivitas investasi dan pengembangan klub.
Presiden LaLiga Javier Tebas turut memberikan tanggapan mengenai keterlibatan dua megabintang tersebut.
Tebas mengaku mengetahui kabar rencana Messi membeli Eldense justru dari pemberitaan media.
“Saya mengetahui soal Eldense dari media, dan saya tidak tahu apakah itu benar atau tidak,” kata Tebas.
“Saya juga tidak tahu apakah Messi yang membelinya atau sebuah kelompok investor,” lanjutnya.
Meski belum memastikan struktur kepemilikan Eldense, Tebas memberikan respons positif terhadap investasi kedua pemain tersebut.
“Namun, kita harus mengingat bahwa 25 persen Almeria dimiliki Cristiano Ronaldo,” ujar Tebas.
“Karena itu, sebuah kehormatan bahwa dua pemain terbesar dunia dalam beberapa tahun terakhir mempertimbangkan menanamkan sebagian tabungan mereka di sepak bola Spanyol,” katanya.
Menurut Tebas, masuknya Messi dan Ronaldo sebagai investor dapat membantu meningkatkan daya tarik sepak bola Spanyol.
Keterlibatan mereka juga menunjukkan bahwa pengaruh dua legenda tersebut masih kuat meski karier mereka terus memasuki fase berbeda.
Messi sendiri masih bermain untuk Inter Miami, sedangkan Ronaldo melanjutkan kariernya bersama Al Nassr.
Akuisisi Eldense juga memperluas portofolio bisnis sepak bola Messi setelah sebelumnya masuk ke Cornella.
Ronaldo pun mulai memperluas aktivitasnya di luar lapangan melalui kepemilikan saham Almeria.
Kedua klub tersebut sama-sama berlaga di Segunda Division pada musim 2026/27.
Namun, kepemilikan Messi terhadap Eldense masih membutuhkan penyelesaian prosedur hukum dan persetujuan Consejo Superior de Deportes.
Nilai transaksi akuisisi Eldense belum diumumkan secara resmi, sehingga belum tersedia nominal yang dapat dikonversikan ke rupiah.
Perkembangan ini membuat nama Messi dan Ronaldo kembali menjadi pusat perhatian sepak bola Spanyol.
Jika akuisisi Eldense rampung, rivalitas dua legenda tersebut berpotensi menghadirkan cerita baru dari ruang direksi hingga persaingan antarklub.***