Pembalap legendaris Marc Marquez sukses menasbihkan dirinya sebagai penguasa mutlak Sirkuit Sachsenring. Lewat kemenangan gemilang dalam balapan utama GP Jerman pada Minggu (12/7/2026), juara dunia bertahan ini resmi menyamai rekor luar biasa milik Giacomo Agostini, yaitu mencetak sepuluh kemenangan kelas premier di sirkuit yang sama.
Keberhasilan ini menyempurnakan akhir pekan Marquez setelah meraih double (menang di sesi Sprint dan Race utama). Di hadapan hampir 100.000 pasang mata yang memadati tribun, seluruh pembalap kompak memilih kombinasi ban depan hard dan ban belakang medium untuk melibas balapan sepanjang 30 putaran ini.
Drama Gugurnya Para Rival Terdekat
Jalan Marquez menuju podium tertinggi kian mulus setelah para pesaing terdekatnya di sesi Sprint bernasib sial dan terjatuh di lintasan.
-
Fabio Di Giannantonio: Sempat mengalami kecelakaan parah di sesi pemanasan (warm-up), pembalap yang akrab disapa Diggia ini tetap nekat menggunakan paket aerodinamis terbaru Ducati. Sialnya, ia kembali crash saat berada di posisi kelima pada lap keempat.
-
Alex Marquez: Tampil emosional menggunakan corak motor (livery) Gresini klasik edisi 2003—penghormatan untuk kemenangan Sete Gibernau di Jerman—Alex terjatuh di tikungan terakhir pada lap ke-10 saat membayangi ketat sang kakak di posisi kedua.
Pasca-gugurnya sang adik, Marc Marquez langsung memegang kendali penuh dan melenggang nyaman menuju garis finis tanpa tekanan berarti dari rombongan di belakangnya.
Kejutan Trackhouse Aprilia dan Peta Klasemen
Kejutan besar justru datang dari tim satelit Trackhouse Aprilia. Dua pembalap mereka, Ai Ogura dan Raul Fernandez, tampil luar biasa lewat duel sengit dan berhasil mengamankan podium kedua serta ketiga secara berurutan di belakang Marquez.
Sementara itu, pemimpin klasemen sementara dari tim pabrikan Aprilia, Jorge Martin, harus puas finis di posisi kelima di belakang pembalap muda KTM, Pedro Acosta. Martin berhasil mengamankan poin krusial tersebut setelah bertahan mati-matian dari gempuran Pecco Bagnaia di lap-lap akhir.
Hasil minor ini membuat posisi Martin di puncak klasemen kian terancam. Ai Ogura kini resmi mengudeta posisi pembalap lain untuk menjadi rival terdekat Martin dalam perburuan gelar juara dunia menjelang jeda musim panas. Balapan selanjutnya akan bergeser ke GP Silverstone, Inggris, pada 7-9 Agustus mendatang, di mana Aprilia berharap Marco Bezzecchi sudah pulih dari cedera patah tulang selangkanya.
Hasil Lengkap MotoGP Sachsenring 2026
| Pos | Pembalap | Tim (Motor) | Selisih Waktu |
| 1 | Marc Marquez | Ducati Lenovo (GP26) | 30 Lap |
| 2 | Ai Ogura | Trackhouse Aprilia (RS-GP26) | +1.996s |
| 3 | Raul Fernandez | Trackhouse Aprilia (RS-GP26) | +5.104s |
| 4 | Pedro Acosta | Red Bull KTM (RC16) | +7.684s |
| 5 | Jorge Martin | Aprilia Racing (RS-GP26) | +11.372s |
| 6 | Francesco Bagnaia | Ducati Lenovo (GP26) | +11.495s |
| 7 | Fabio Quartararo | Monster Yamaha (YZR-M1) | +17.56s |
| 8 | Luca Marini | Honda HRC Castrol (RC213V) | +18.683s |
| 9 | Enea Bastianini | Red Bull KTM Tech3 (RC16) | +19.14s |
| 10 | Brad Binder | Red Bull KTM (RC16) | +22.137s |
| 11 | Diogo Moreira | Pro Honda LCR (RC213V) | +22.28s |
| 12 | Jack Miller | Pramac Yamaha (YZR-M1) | +26.154s |
| 13 | Franco Morbidelli | Pertamina VR46 Ducati (GP25) | +30.91s |
| 14 | Alex Rins | Monster Yamaha (YZR-M1) | +31.511s |
| 15 | Toprak Razgatlioglu | Pramac Yamaha (YZR-M1) | +38.122s |