JAKARTA – Kimi Antonelli mencatat sejarah di Suzuka dengan meraih kemenangan keduanya pada ajang Formula 1, sekaligus menjadi pembalap termuda yang menorehkan dua kemengan prix dan memimpin klasemen kejuaraan.
Dilansir dari Motorsport, Minggu (29/3/2026), kemenangan Antonelli di Grand Prix Jepang berlangsung dramatis. Intervensi safety car setelah kecelakaan Oliver Bearman mengubah jalannya balapan, memberi keuntungan bagi Antonelli dan Lewis Hamilton yang belum mengganti ban. Namun, di lintasan F1, perubahan strategi pitstop juga terbukti menentukan.
Sebelum insiden, Oscar Piastri dan George Russell sempat memimpin jalannya lomba. Ferrari kembali tampil agresif pada awal, namun McLaren mampu menahan tekanan. Antonelli yang sempat turun ke posisi keenam perlahan menyalip Hamilton, Norris, dan Leclerc, hingga akhirnya berada di barisan depan.
Setelah restart pada lap ke-28, Antonelli melesat meninggalkan Piastri dengan jarak hingga 14 detik. Russell, Hamilton, dan Leclerc terlibat duel sengit memperebutkan podium, sementara Pierre Gasly tampil impresif dengan finis ketujuh, mengungguli Max Verstappen yang mengeluhkan mobilnya “seperti tanpa power steering.”
Antonelli, 19 tahun tujuh bulan, kini resmi menjadi pembalap termuda yang meraih kemenangan ganda di F1, melampaui rekor Max Verstappen yang mencatat prestasi serupa pada usia 20 tahun.