TOKYO – Carlos Alcaraz memastikan tiket semifinal Japan Open 2026 setelah Denis Shapovalov tidak mampu menyelesaikan pertandingan perempat final, Minggu (4/10/2026).
Alcaraz sebenarnya belum menuntaskan laga ketika Shapovalov memutuskan berhenti karena cedera dalam posisi tertinggal 6-7(3), 1-2.
Duel di Ariake Coliseum berlangsung ketat sejak awal karena kedua petenis sama-sama agresif menjaga servis dan saling menekan dari garis belakang.
Shapovalov sempat berada di posisi menguntungkan dengan keunggulan 5-3 pada set pembuka sebelum Alcaraz perlahan membalikkan tekanan.
Petenis Spanyol itu bahkan harus menghadapi set point ketika tertinggal 4-5, tetapi mampu menggagalkannya melalui pukulan drop shot.
Momentum tersebut membawa Alcaraz ke tie-break yang kemudian dimenangkannya dengan skor 7-3 untuk mengamankan set pertama.
“Saya sedikit frustrasi dengan servis saya karena tidak menemukan cara yang tepat untuk melakukannya.”
“Saya kesulitan hampir di setiap gim saat servis, tetapi senang bisa bangkit setiap kehilangan servis,” kata Alcaraz usai pertandingan.
Memasuki set kedua, kondisi Shapovalov mulai mengkhawatirkan setelah ia terlihat kesulitan mengejar bola saat berlari menuju sisi forehand.
Petenis Kanada tersebut kemudian meminta medical timeout setelah gim pertama, tetapi kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk meneruskan pertandingan.
“Saya sedikit frustrasi dengan servis saya karena tidak menemukan cara yang tepat untuk melakukannya.”
“Saya kesulitan hampir di setiap gim saat servis, tetapi senang bisa bangkit setiap kehilangan servis,” kata Alcaraz usai pertandingan.
Alcaraz mengaku tidak menginginkan kemenangan dengan cara tersebut karena berharap pertandingan dapat berlangsung hingga selesai.
“Sayang sekali dia harus mundur, karena saya tidak ingin lolos ke semifinal dengan cara seperti ini. Tetapi terkadang olahraga memang seperti itu dan kita harus menerimanya,” ujar unggulan teratas itu.
Kemenangan ini memperpanjang catatan positif Alcaraz menjadi delapan kemenangan beruntun di Japan Open sejak kiprahnya sebagai juara pada edisi 2025.
Kesuksesan tersebut juga semakin mempertegas dominasi Alcaraz di turnamen Tokyo setelah ia langsung menjadi juara ketika menjalani debut pada musim sebelumnya.
Tantangan berikutnya datang dari Jaume Munar yang secara mengejutkan menembus semifinal setelah menundukkan Kyrian Jacquet dua set langsung 6-4, 6-2.
Munar, yang memulai turnamen dari babak kualifikasi, kini mencatat semifinal ATP Tour kedelapan sepanjang kariernya.
Performa tersebut turut mengangkat posisi Munar sebanyak 15 tingkat ke peringkat 49 dalam ATP Live Rankings.
Semifinal Japan Open 2026 pun mempertemukan Alcaraz dengan Munar dalam duel yang menarik antara unggulan teratas dan petenis yang datang dari jalur kualifikasi.***