JAKARTA – Chelsea masih memiliki peluang mengejutkan untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan meskipun posisi mereka di klasemen Liga Inggris sedang tidak ideal.
Peluang itu muncul karena sistem distribusi tiket Eropa yang melibatkan posisi liga serta jalur juara kompetisi seperti UEFA Europa League.
Tim asuhan Liam Rosenior harus menerima kekalahan 0-1 dari Manchester United di Stamford Bridge yang membuat jarak poin semakin melebar.
Kekalahan tersebut diperparah oleh hasil positif rival seperti Liverpool FC dan Aston Villa yang sama-sama meraih kemenangan di menit akhir.
Chelsea kini tertinggal tujuh poin dari Liverpool yang berada di posisi kelima serta sepuluh poin dari Villa dan Manchester United di papan atas klasemen.
Seperti dilansir Evening Standard, Selasa (21/4/2026) Aturan Premier League menyebutkan lima besar klasemen akan otomatis lolos ke Liga Champions karena performa Inggris yang tinggi di kompetisi Eropa.
Namun Inggris juga berpeluang mendapatkan tambahan slot melalui sistem UEFA European Performance Spots (EPS) berkat hasil konsisten klub-klubnya di Eropa.
Chelsea saat ini berada di peringkat keenam dan masih memiliki lima pertandingan tersisa, meski peluang mengejar lima besar semakin tipis.
Skenario terbaik bagi Chelsea adalah finis di posisi keenam sambil berharap Aston Villa menjuarai Liga Europa namun tetap berada di posisi tertentu di liga.
Jika Aston Villa menjuarai Liga Europa dan finis di posisi lima EPS, maka slot tambahan dapat bergeser ke posisi keenam yang saat ini ditempati Chelsea.
Namun jika Villa finis di posisi empat besar atau lebih tinggi, maka tidak akan ada perubahan signifikan pada jatah Liga Champions.
Persaingan semakin ketat karena Chelsea juga harus bersaing dengan klub seperti Brentford, Bournemouth, Brighton & Hove Albion, Everton, Sunderland AFC, dan Fulham FC.
Laga penting juga menanti saat Chelsea akan menghadapi Liverpool pada 9 Mei yang bisa menentukan arah akhir musim mereka.
Pelatih Chelsea menyatakan dengan tegas, “Kami kehabisan waktu untuk memperbaiki posisi, setiap laga kini seperti final.”***