JAKARTA – SMAN 1 Pontianak menyatakan tidak akan terlibat dalam pelaksanaan lomba ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026 sebagaimana informasi yang disampaikan MPR RI.
Pernyataan tersebut dituangkan dalam dokumen resmi bertajuk Pernyataan Sikap yang dirilis pada 14 Mei 2026. Dalam poin keenam, pihak sekolah menegaskan tidak akan mengikuti lomba ulang.
Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, menjelaskan bahwa langkah yang diambil sejak awal bertujuan memperoleh klarifikasi agar pelaksanaan lomba berjalan transparan, objektif, dan akuntabel. Ia menekankan keputusan ini bukan untuk menyerang atau menjatuhkan kredibilitas lembaga maupun individu.
“Sejak awal, SMAN 1 Pontianak tidak memiliki maksud untuk menganulir hasil lomba, melainkan semata-mata untuk memperoleh kejelasan melalui klarifikasi terhadap poin-poin yang dipersoalkan,” demikian isi pernyataan tersebut.
Sekolah juga menyampaikan penghormatan terhadap hasil lomba yang telah ditetapkan serta memberikan dukungan kepada SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalimantan Barat di ajang nasional. Selain itu, pihak sekolah meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi selama polemik berlangsung dan mengajak semua pihak menyelesaikan persoalan dengan semangat kebersamaan serta menjunjung tinggi persatuan.
SMAN 1 Pontianak berharap iklim pendidikan tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh pihak.