NUSANTARA — Kabar duka datang dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN). Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Harold Yohanes Pantouw, meninggal dunia pada Kamis (25/7/2026). Almarhum mengembuskan napas terakhir di RS Hermina IKN.
Kabar wafatnya Troy dikonfirmasi Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis Hidayat Sumadilaga. “Iya benar, meninggal tadi siang,” ujar Danis kepada Kompas.com.
Kepergian Troy yang terjadi secara mendadak mengejutkan banyak pihak, termasuk rekan-rekannya di lingkungan Otorita IKN. Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Savitri, mengaku tidak mengetahui adanya riwayat sakit yang dialami almarhum sebelumnya.
“Tadi malam masih teleponan dengan Pak Alimuddin (Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN), katanya,” tutur Myrna.
Peran Strategis di Balik Komunikasi IKN
Selama menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Otorita IKN, Troy dikenal sebagai figur penting dalam pengelolaan komunikasi publik. Ia berperan dalam menjembatani informasi antara Otorita IKN dan masyarakat, terutama terkait perkembangan pembangunan ibu kota negara baru.
Kemampuannya di bidang komunikasi strategis dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga arus informasi tetap transparan dan akurat. Dalam berbagai kesempatan, Troy konsisten mendorong penyampaian informasi yang jelas guna membangun kepercayaan publik terhadap proyek pembangunan IKN.
Dedikasinya turut berkontribusi dalam memastikan komunikasi pemerintah berjalan efektif, sekaligus mengawal persepsi publik terhadap berbagai tahapan pembangunan.
Rekam Jejak di Dunia Komunikasi dan Media
Sebelum bergabung dengan Otorita IKN, Troy memiliki pengalaman panjang di sektor komunikasi dan media. Kariernya dimulai di industri media, yang membentuk dasar kuat dalam kemampuan jurnalistik dan analisis.
Pengalaman tersebut kemudian dikembangkan di bidang komunikasi korporat, termasuk dalam manajemen krisis dan hubungan masyarakat. Sejumlah posisi strategis pernah diembannya di berbagai lembaga dan perusahaan, di antaranya AIS Training and Consulting, Save The Children Indonesia, dan Katadata.
Troy dikenal memiliki keahlian dalam membangun reputasi organisasi serta mengelola komunikasi publik di tengah dinamika isu yang berkembang.
Latar Belakang Pendidikan
Dari sisi akademik, Troy menempuh pendidikan sarjana di Universitas 17 Agustus 1945. Ia kemudian melanjutkan studi ke Henley Business School, serta meraih gelar master media and communication dari Birmingham City University.
Kombinasi pengalaman profesional dan latar belakang pendidikan tersebut menjadikan Troy sebagai salah satu praktisi komunikasi yang memiliki kompetensi kuat di bidangnya.
Kepergian Troy Harold Yohanes Pantouw meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi jajaran Otorita IKN dan kalangan profesional komunikasi di Indonesia.