JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 mengguncang wilayah laut di barat laut Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Kamis, 18 Juni 2026 siang.
Berdasarkan informasi terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 224 kilometer barat laut Kepulauan Sangihe.
Sumber gempa berada di kedalaman 10 kilometer sehingga termasuk gempa dangkal yang terjadi akibat aktivitas tektonik di kawasan tersebut.
Peristiwa gempa yang tercatat pada pukul 13.57.32 WIB itu berada pada koordinat 5,62 Lintang Utara dan 125,22 Bujur Timur serta menjadi salah satu aktivitas seismik yang terpantau di wilayah perairan utara Sulawesi pada hari ini.
BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami sehingga masyarakat di wilayah pesisir maupun daerah sekitar tidak perlu melakukan evakuasi akibat ancaman gelombang laut.
Meski demikian, warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena gempa susulan masih mungkin terjadi setelah guncangan utama berlangsung.
Dalam rilis resminya, BMKG menyampaikan, “Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi.”
Hingga laporan ini diterbitkan, belum terdapat informasi mengenai dampak kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.
Pemantauan aktivitas seismik terus dilakukan oleh BMKG untuk memastikan perkembangan kondisi terkini di kawasan sekitar pusat gempa.
Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi guna menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan.
Data Gempa Terkini
Tanggal: 18 Juni 2026
Waktu: 13.57.32 WIB
Magnitudo: 5,5
Lokasi: 224 km Barat Laut Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara
Koordinat: 5,62 LU – 125,22 BT
Kedalaman: 10 km
Status Tsunami: Tidak Berpotensi Tsunami
Rilis BMKG: 14.00.30 WIB.***


