JAKARTA – Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperkuat layanan perjalanan ibadah dengan memusatkan operasional 14 maskapai umrah di Terminal 2F mulai 7 Agustus 2026.
Langkah tersebut menjadi kelanjutan pengembangan Terminal Khusus Haji dan Umrah setelah implementasi layanan tahap awal pada Juli 2026 berjalan sesuai rencana.
Empat maskapai internasional terbaru yang bergabung ialah Ethiopian Airlines, SriLankan Airlines, Malaysia Airlines, dan Royal Brunei Airlines.
Penambahan armada layanan tersebut mencakup penerbangan keberangkatan sekaligus kedatangan bagi seluruh jemaah umrah.
General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, memastikan seluruh maskapai tambahan mulai beroperasi sesuai jadwal.
“Pada Terminal 2F mulai 7 Agustus 2026 empat maskapai itu beroperasi,” ujarnya, Selasa 4 Agustus 2026.
Menurut Heru, perluasan layanan dilakukan sebagai tindak lanjut koordinasi bersama regulator, maskapai, perusahaan ground handling, serta seluruh pemangku kepentingan.
Kebijakan itu diharapkan mampu menghadirkan sistem pelayanan umrah yang semakin terintegrasi dan efisien.
“Setelah implementasi layanan bagi maskapai umrah pada Juli lalu berjalan lancar, kami kembali memperluas cakupan operasional Terminal 2F.”
“Dengan bergabungnya empat maskapai ini, pelayanan kepada jamaah akan semakin terpusat sehingga koordinasi operasional menjadi lebih efektif dan pengalaman perjalanan jamaah semakin nyaman,” ucapnya.
Bandara Soekarno-Hatta menilai pemusatan layanan menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan bagi calon jemaah umrah Indonesia.
Terminal 2F dirancang khusus untuk menunjang perjalanan ibadah dengan fasilitas yang lebih lengkap dan nyaman.
Fasilitas tersebut meliputi area check-in khusus, ruang tunggu berkapasitas besar, area ibadah, serta berbagai layanan pendukung lainnya.
Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menyebut performa terminal menunjukkan hasil positif selama Juli 2026.
“Selama periode 1–31 Juli 2026, Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F telah melayani 89.656 penumpang jamaah umrah. Semuanya untuk keberangkatan maupun kedatangan,” ujarnya.
Jumlah penumpang tersebut menjadi indikator kesiapan Terminal 2F dalam mengakomodasi peningkatan operasional pada Agustus 2026.
Dengan tambahan empat maskapai, total operator penerbangan umrah di Terminal 2F kini mencapai 14 maskapai internasional.
Daftar maskapai tersebut meliputi Loong Air, Hainan Airlines, Saudi Arabian Airlines, Scoot, Turkish Airlines, Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, Etihad Airways, Ethiopian Airlines, SriLankan Airlines, Malaysia Airlines, dan Royal Brunei Airlines.
“Pertama yakni Loong Air, Hainan Airlines, Saudi Arabian Airlines, Scoot, Turkish Airlines dan Qatar Airways.”
“Lalu Egypt Air, Oman Air, Emirates, Etihad Airways, Ethiopian Airlines, SriLankan Airlines, Malaysia Airlines serta Royal Brunei Airlines,” kata dia.
Bandara Soekarno-Hatta menegaskan evaluasi layanan akan terus dilakukan bersama regulator, maskapai, PPIU, ground handling, dan seluruh pemangku kepentingan.
Upaya tersebut ditujukan agar kualitas pelayanan perjalanan ibadah umrah terus meningkat seiring bertambahnya jumlah maskapai dan penumpang.***


