JAKARTA – Mohammed Kudus kembali menjadi sorotan setelah transfernya ke Tottenham Hotspur dinilai semakin menguntungkan, sementara West Ham United justru berpotensi merekrut pemain yang gagal mendapat tempat di skuad Spurs.
Tottenham merekrut Kudus dari West Ham pada bursa transfer musim panas tahun lalu dengan nilai 55 juta poundsterling atau sekitar Rp1,23 triliun (kurs sekitar Rp22.400 per pound), dan investasi itu kini dinilai semakin tepat.
Meski sempat absen pada penghujung musim akibat cedera, pemain asal Ghana tersebut tetap dianggap sebagai sosok paling berpengaruh dalam permainan Tottenham sepanjang musim lalu.
Kontribusi Kudus disebut membantu Tottenham bertahan di Premier League, sedangkan West Ham harus menghadapi musim yang jauh lebih sulit setelah kehilangan pemain andalannya.
Mengutip laporan Hotspur HQ, Selasa (4/8/2026), saat ditangani Roberto De Zerbi musim ini, para pendukung Spurs menantikan momen Kudus akhirnya tampil di bawah pelatih asal Italia tersebut setelah belum sempat bermain bersamanya akibat cedera.
Antusiasme terhadap Kudus bahkan disebut setara dengan harapan melihat wajah-wajah baru yang akan didatangkan Tottenham pada posisi penyerang maupun sayap kiri.
Di sisi lain, West Ham kini dikabarkan memburu pemain sayap Tottenham, Manor Solomon, setelah melepas Crysencio Summerville ke Al Hilal pada bursa transfer musim panas ini.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya West Ham membangun kembali kekuatan tim demi mengejar promosi ke Premier League dari Championship.
Solomon sendiri memang telah lama dikaitkan dengan pintu keluar Tottenham karena tidak masuk dalam rencana klub sejak musim lalu.
Agen sang pemain juga tidak menutupi keinginan kliennya untuk mencari klub baru demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
Tottenham sebelumnya hanya berhasil meminjamkan Solomon ke Villarreal dan Fiorentina karena belum ada klub yang bersedia membelinya secara permanen.
Pada pramusim kali ini, Spurs memberi Solomon kesempatan bermain lebih banyak untuk meningkatkan nilai jualnya di pasar transfer.
Meski performanya dinilai biasa saja, Solomon tetap mampu berkontribusi dalam beberapa gol sehingga kembali menarik perhatian klub peminat.
West Ham kini menjadi salah satu klub yang serius mempertimbangkan perekrutan pemain berusia 27 tahun tersebut.
Solomon sebelumnya tampil cukup baik bersama Leeds United di Championship, tetapi performanya dianggap belum cukup meyakinkan untuk bertahan di Premier League.
Villarreal maupun Fiorentina juga memilih tidak mempermanenkan status Solomon setelah masa peminjamannya berakhir.
Apabila transfer Solomon ke West Ham benar-benar terwujud, Tottenham dinilai memperoleh keuntungan ganda dari aktivitas transfer dengan rival sekotanya itu.
Selain mendapatkan Kudus yang tampil impresif, Spurs juga berpeluang melepas pemain yang tidak lagi dibutuhkan kepada klub yang sama.
Situasi tersebut membuat keputusan Tottenham memboyong Kudus dari West Ham semakin dipandang sebagai salah satu transfer paling sukses dalam beberapa musim terakhir.***



