JAKARTA — Perjalanan transformasi digital PT Pegadaian menunjukkan gebrakan signifikan di paruh pertama 2025.
Dalam kurun waktu Januari hingga akhir Juni, perusahaan berhasil mencatatkan lebih dari 10 juta transaksi digital yang nilainya mengesankan, mencapai Rp32 triliun.
Angka ini mengindikasikan lonjakan tajam sebesar 215 persen secara year-to-date, mengukuhkan keberhasilan strategi digitalisasi yang diterapkan perusahaan pelat merah tersebut.
Data ini merupakan akumulasi aktivitas nasabah melalui kanal resmi digital Pegadaian, termasuk aplikasi berbasis seluler yang semakin populer.
Lonjakan ini tidak hanya menunjukkan pergeseran perilaku konsumen menuju layanan berbasis teknologi, tetapi juga mempertegas posisi Pegadaian sebagai institusi keuangan yang adaptif dalam menjawab kebutuhan masyarakat modern.
“Ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari adaptasi dan antusiasme masyarakat digital-savvy terhadap kemudahan yang kami tawarkan.”
“Ini juga menjadi tonggak penting dalam upaya transformasi digital Pegadaian yang berjalan kuat dan berdampak nyata,” ujar Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, Kamis (3/7/2025).
Inovasi Digital Pegadaian Dorong Inklusi Keuangan Nasional
Komitmen Pegadaian untuk terus mendorong inklusi keuangan nasional dibuktikan lewat peluncuran beragam fitur digital yang menyasar kebutuhan masyarakat lintas segmen.
Dengan pendekatan yang user-friendly, Pegadaian mempermudah akses keuangan bagi kalangan urban maupun masyarakat di daerah.
Salah satu layanan yang mencuri perhatian adalah Tabungan Emas Digital, di mana pengguna bisa melakukan berbagai transaksi seperti penyimpanan, penggadaian, bahkan konversi emas fisik secara langsung ke saldo digital.
“Jadi, jika menyetor lima gram emas batangan, saldo Tabungan Emasnya akan bertambah lima gram.”
“Semua bisa dipantau real-time melalui aplikasi Pegadaian Digital,” jelas Direktur Pemasaran Pegadaian, Elvi Rofiqotul Hidayah, saat melakukan uji coba fitur Setor Fisik Emas di Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Saat ini, fitur tersebut telah tersedia di 13 outlet wilayah Jabodetabek dan Balikpapan, membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk mengelola aset emas dengan fleksibel dan aman.
Layanan Gadai hingga Deposito Emas Kini Semudah Klik Aplikasi
Tak hanya Tabungan Emas, aplikasi Pegadaian juga memfasilitasi proses gadai dan pencairan dana secara instan lewat fitur Gadai Tabungan Emas.
Nasabah cukup mengajukan melalui aplikasi, dan dana pinjaman akan langsung ditransfer ke rekening yang terdaftar.
Setelah pelunasan dilakukan, saldo emas akan otomatis dikembalikan ke akun nasabah.
Fleksibilitas ini menjadi solusi keuangan mikro berbasis aset yang sangat relevan dengan kebutuhan masa kini.
Selain itu, fitur Deposito Emas memungkinkan nasabah mendapatkan imbal hasil menarik seiring potensi naiknya harga emas di pasar.
Dengan begitu, Pegadaian tak hanya menjadi tempat menyimpan nilai, tetapi juga menumbuhkannya.
Semua layanan digital ini terintegrasi dengan jaringan outlet fisik, agen mitra, perbankan rekanan, e-commerce, hingga platform investasi.
Sistem multikanal ini memperluas jangkauan layanan hingga pelosok, sekaligus memperkuat komitmen Pegadaian membangun ekosistem keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan.***