JAKARTA – Max Verstappen tampil dominan tanpa cela pada Grand Prix Azerbaijan, Minggu (21/9/2025), mencatat Grand Chelem — pole position, memimpin sepanjang balapan, mencetak lap tercepat, dan finis pertama. Ini adalah Grand Chelem ke-6 bagi pembalap Red Bull, menyamai rekor milik Lewis Hamilton.
Balapan berlangsung relatif tanpa drama di depan, dengan Verstappen tak mendapat perlawanan berarti, terutama karena absennya mobil McLaren di posisi depan. “Kemenangan ini terasa istimewa,” ujar Verstappen usai balapan.
Di belakang Verstappen, George Russell (Mercedes) finis kedua setelah memanfaatkan minimnya strategi dari Carlos Sainz (Williams). Sainz berhasil mempertahankan posisi ketiga, memberi podium perdana untuk Williams sejak 2021 sekaligus podium pertamanya bersama tim tersebut, meski terus dibayangi oleh Andrea Kimi Antonelli, rekan setim Russell di Mercedes.
Sementara itu, balapan justru berubah arah ketika pemimpin klasemen sementara, Oscar Piastri, melakukan dua kesalahan fatal. Pertama, ia melakukan jump start dan sempat berhenti mendadak, membuatnya disalip banyak pembalap di lap pertama. Kedua, saat mencoba membalas, ia mengunci ban di Tikungan 5 dan menabrak pembatas sebelum lap pertama usai — mengakhiri balapan lebih awal.
Insiden Piastri berdampak pada Fernando Alonso, yang berada tepat di belakangnya. Pembalap Aston Martin itu juga terkena penalti lima posisi akibat start lebih awal, dan gagal tampil kompetitif sepanjang lomba. Ia finis ke-15, tanpa poin.
Peluang besar gagal dimanfaatkan oleh rival Piastri, Lando Norris, yang kesulitan menyalip di belakang Liam Lawson (P5) dan Yuki Tsunoda (P6). Norris hanya mampu finis ketujuh.
Di belakangnya, Charles Leclerc sempat memberi jalan bagi Lewis Hamilton demi strategi tim Ferrari, namun upaya Leclerc untuk merebut kembali posisi kedelapan gagal total.
Sementara itu, Isack Hadjar mencuri perhatian dengan finis di posisi ke-10, meski nyaris gagal start karena masalah mesin yang membuat para mekanik bekerja keras hingga detik terakhir di pit. Satu poin tambahan berhasil diamankan. Pembalap muda Franco Colapinto juga mengalami insiden usai kontak dengan Alex Albon, yang mengakhiri balapan tanpa hasil.
Meski gagal total, McLaren masih memimpin klasemen konstruktor, sementara balapan ini memberi angin segar bagi Verstappen dalam perburuan gelar dunia.