TULANG BAWANG, LAMPUNG — Sejumlah wartawan diduga mengalami aksi intimidasi dan penyerangan saat melintas di wilayah Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (1/9/2026) malam.
Rombongan jurnalis tersebut mengaku dibuntuti kendaraan lain sebelum mobil yang mereka gunakan ditabrak berulang kali dalam perjalanan.
Insiden itu melibatkan lima wartawan, yakni Akif dan Triono dari Garuda TV, Abdi dari Detik Investigasi, serta Muharol dan Hendra.
Peristiwa bermula ketika rombongan mengendarai Daihatsu Ayla menuju Unit 2 Banjar Agung setelah sebelumnya berhenti di sebuah minimarket di kawasan Penawar Tama.
Setelah kembali melanjutkan perjalanan, rombongan mulai menyadari adanya kendaraan yang terus mengikuti mobil mereka dari belakang.
Kendaraan tersebut diketahui dikemudikan Apip bersama seorang penumpang bernama Saiful, yang disebut merupakan warga Tulang Bawang.
Situasi kemudian berubah tegang ketika rombongan mendengar suara letusan yang diduga berasal dari senjata api.
Merasa keselamatannya terancam, pengemudi Daihatsu Ayla berusaha mempercepat kendaraan untuk menjauh dari mobil yang membuntuti.
Dalam situasi tersebut, mobil rombongan wartawan diduga ditabrak sebanyak tiga kali oleh kendaraan yang mengejar.
Meski mengalami aksi pengejaran dan tabrakan, rombongan akhirnya berhasil meloloskan diri dan menjauh dari para terduga pelaku.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi disebut langsung melakukan pengusutan serta mencari keberadaan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan wartawan saat menjalankan aktivitas jurnalistik di lapangan.
Dugaan ancaman kekerasan terhadap wartawan juga berpotensi mengganggu kebebasan pers apabila terbukti berkaitan dengan kegiatan jurnalistik.
Hingga laporan ini disusun, proses penyelidikan polisi masih berlangsung untuk mengungkap kronologi serta motif di balik kejadian tersebut.***