PONTIANAK – Ganda putra Indonesia Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo memastikan tiket final POLYTRON Pontianak International Challenge 2026.
Langkah itu diperoleh setelah Yeremia/Patra menundukkan pasangan Indonesia lainnya, Ikhsan Lintang Pramudya/Aquino Evano Keneddy Tangka.
Menghadapi unggulan kedelapan tersebut, Yeremia/Patra harus melewati pertandingan sengit yang berlangsung hingga tiga gim.
Pasangan Yeremia/Patra akhirnya menang dengan skor 21-16, 17-21, 24-22 dalam pertandingan selama 53 menit.
Duel sesama wakil Indonesia itu berlangsung di GOR TERPADU Pontianak pada Sabtu (29/8/2026) dan berjalan ketat sejak gim pembuka.
Yeremia mengakui strategi menyerang sejak awal gim ketiga justru membuat mereka kehilangan beberapa angka karena kesalahan sendiri.
“Di gim ketiga, kami berniat untuk langsung menekan mereka tapi malah mati-mati sendiri. Ada 4-5 poin kami melakukan kesalahan. Dari situ agak tegang dan jadi bingung mau main seperti apa,” ujarnya seusai pertandingan.
Dalam situasi tertekan, komunikasi menjadi kunci bagi Yeremia dan Patra untuk menjaga fokus serta membangun kembali kepercayaan diri.
“Tapi kami tetap percaya, saling menyemangati satu sama lain,” katanya.
Dukungan tersebut membantu Yeremia/Patra keluar dari tekanan hingga mampu membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal 16-19.
“Akhirnya bisa mengejar dan bisa menang. Saat tertinggal 16-19 memang kami mengubah pola dengan tidak banyak bermain net,” ucapnya.
Patra menilai Ikhsan/Equino tampil agresif dan mampu memberikan perlawanan sesuai perkiraan sebelum pertandingan dimulai.
“Mereka tampil sangat baik, bikin kejutan juga kemarin lawan Chinese Taipei. Jadi kami sudah antisipasi dan menyangka akan mendapat perlawan ketat,” ucapnya.
Kemenangan tersebut membawa Yeremia/Patra ke partai puncak Pontianak International Challenge 2026 untuk memburu gelar di hadapan publik tuan rumah.
Pada final, Yeremia/Patra kembali menghadapi pasangan senegara, yakni Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan.
Wahyu/Pulung lebih dahulu mengamankan tempat di final setelah mengalahkan Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino.
Pertandingan semifinal tersebut juga berlangsung tiga gim dengan skor 21-15, 14-21, 21-15 untuk kemenangan Wahyu/Pulung.
Final sesama ganda putra Indonesia ini dipastikan menjadi pertarungan menarik karena kedua pasangan sama-sama telah melewati ujian berat di semifinal.***



