JAKARTA – Piala Dunia FIFA 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni 2026 tidak hanya menghadirkan format baru dengan 48 peserta.
- Berikut tujuh aturan baru yang akan menjadi sorotan sepanjang Piala Dunia 2026:
- 1. Larangan Menutup Mulut Saat Berkomunikasi
- 2. Sanksi bagi Pemain yang Meninggalkan Lapangan untuk Protes
- 3. Batas Waktu 10 Detik untuk Pergantian Pemain
- 4. Hitungan Mundur untuk Restart Permainan
- 5. Pemain Cedera Wajib Keluar Sementara dari Lapangan
- 6. Perluasan Fungsi VAR
- 7. Cooling Break dan Hydration Break yang Lebih Terstruktur
- Sepak Bola yang Lebih Cepat dan Adil
Dilansir Reuters, FIFA dan IFAB juga memperkenalkan sejumlah perubahan aturan yang bertujuan mempercepat jalannya pertandingan, mengurangi aksi membuang waktu, serta meningkatkan sportivitas dan kualitas tontonan bagi para penggemar sepak bola.
Berikut tujuh aturan baru yang akan menjadi sorotan sepanjang Piala Dunia 2026:
1. Larangan Menutup Mulut Saat Berkomunikasi
Pemain yang sengaja menutup mulut menggunakan tangan, lengan, atau kaus saat berbicara dengan lawan maupun wasit dapat dikenai sanksi tegas. Aturan ini diterapkan untuk mencegah komunikasi yang bersifat provokatif, menghina, atau sulit dipantau oleh ofisial pertandingan.
2. Sanksi bagi Pemain yang Meninggalkan Lapangan untuk Protes
Pemain yang meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit berpotensi mendapat hukuman disiplin, termasuk kartu merah. FIFA ingin menegaskan pentingnya sikap sportif dan penghormatan terhadap otoritas pertandingan.
3. Batas Waktu 10 Detik untuk Pergantian Pemain
Pemain yang ditarik keluar wajib meninggalkan lapangan dalam waktu maksimal 10 detik setelah proses pergantian dimulai. Jika aturan ini dilanggar, pemain pengganti harus menunggu sebelum diizinkan masuk, sehingga tim untuk sementara bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.
4. Hitungan Mundur untuk Restart Permainan
Wasit akan mengawasi secara lebih ketat waktu pelaksanaan lemparan ke dalam, tendangan gawang, dan berbagai situasi restart lainnya. Keterlambatan dapat berujung pada hilangnya penguasaan bola atau sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
5. Pemain Cedera Wajib Keluar Sementara dari Lapangan
Pemain yang menerima perawatan medis di lapangan harus meninggalkan area permainan untuk sementara sebelum dapat kembali bermain. Kebijakan ini bertujuan mengurangi simulasi cedera dan mencegah upaya mengulur waktu.
6. Perluasan Fungsi VAR
Teknologi Video Assistant Referee (VAR) akan memiliki cakupan yang lebih luas. Selain memantau insiden penting seperti gol dan kartu merah langsung, VAR juga dapat membantu meninjau beberapa keputusan lain yang dinilai berpotensi memengaruhi jalannya pertandingan.
7. Cooling Break dan Hydration Break yang Lebih Terstruktur
Mengingat turnamen berlangsung pada musim panas di Amerika Utara, FIFA menyiapkan prosedur cooling break dan hydration break yang lebih teratur. Langkah ini ditujukan untuk menjaga kondisi fisik pemain tanpa mengganggu ritme pertandingan secara berlebihan.
Sepak Bola yang Lebih Cepat dan Adil
Menurut Kepala Wasit FIFA, Pierluigi Collina, berbagai perubahan tersebut dirancang untuk membuat pertandingan lebih cepat, adil, dan menarik bagi penonton di seluruh dunia.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan 48 tim peserta dan total 104 pertandingan. Dalam format baru tersebut, tim-tim akan bersaing di fase grup sebelum memperebutkan tiket menuju babak gugur.
Dengan kombinasi format kompetisi yang lebih besar dan regulasi yang lebih ketat, Piala Dunia 2026 diperkirakan menghadirkan pertandingan yang semakin dinamis, kompetitif, dan minim gangguan akibat aksi membuang waktu.