Adab berbuka puasa bukan hanya sekadar aturan, tetapi juga sunnah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW untuk mendatangkan keberkahan.
Waktu berbuka bukanlah sekadar momen melepas dahaga setelah berpuasa seharian. Banyak orang yang tak sadar kalau iftar atau buka puasa merupakan waktu yang spesial, di mana doa-doa dikabulkan dan pahala dilipatgandakan.
Oleh karena itu, memahami dan menerapkan adab berbuka puasa sesuai sunnah sangat penting agar ibadah semakin sempurna.
Lalu, apa saja adab berbuka puasa sesuai sunnah Nabi yang bisa kita terapkan?
Adab Berbuka Puasa Sesuai Sunnah Nabi dan Syariat Islam
Berikut ini adalah deretan adab berbuka puasa yang sesuai dengan sunnah nabi dan syarat Islam:
1. Memperbanyak Doa Menjelang Berbuka
Menjelang berbuka, banyak orang menghabiskan waktu dengan ngabuburit. Namun, ada aktivitas yang lebih utama, yaitu memperbanyak doa. Rasulullah SAW bersabda bahwa doa orang yang berpuasa termasuk dalam doa yang mustajab:
“Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak: Pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan doa orang yang dizalimi.” (HR. At-Tirmidzi no. 2526)
Oleh karena itu, sebelum berbuka, sebaiknya kita memanfaatkan waktu untuk berdoa sesuai dengan hajat dan kebutuhan, baik duniawi maupun ukhrawi.
2. Menyegerakan Berbuka Puasa
Salah satu adab berbuka puasa adalah menyegerakannya begitu azan Maghrib berkumandang. Rasulullah SAW bersabda:
“Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Ibnu Majah, sahih menurut Al-Albani)
Hal ini menunjukkan bahwa segera berbuka merupakan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan.
3. Membaca Basmalah Sebelum Makan dan Minum
Membaca basmalah sebelum makan adalah bagian dari adab berbuka puasa. Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala (dengan membaca basmalah).” (HR. Abu Daud no. 3767, sahih)
Selain itu, beliau juga memiliki kebiasaan minum dengan tiga kali tarikan napas sambil menyebut nama Allah.
4. Berbuka dengan Air dan Kurma
Mengonsumsi kurma dan air putih adalah sunnah dalam adab berbuka puasa. Rasulullah SAW bersabda:
“Biasanya Rasulullah berbuka puasa dengan ruthab (kurma segar) sebelum shalat. Jika tidak ada ruthab, maka dengan tamr (kurma kering), jika tidak ada tamr, maka dengan beberapa teguk air.” (HR. Abu Daud no. 2356, sahih menurut Al-Albani)
Jika tidak tersedia kurma, air putih menjadi pilihan terbaik sesuai tuntunan Nabi.
5. Mengucapkan Alhamdulillah Setelah Berbuka
Mengucapkan hamdalah setelah berbuka adalah bentuk rasa syukur kepada Allah. Selain mengucap alhamdulillah, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa setelah makan, berikut adalah bunyinya:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَطْعَمَنِى هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ
Alhamdulillaahilladzii ath’amanii haadzaa wa rozaqoniihi min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin.
“Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan merezekikan kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku.”
6. Mengamalkan Doa Buka Puasa
Doa berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah
Artinya: “Rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2357, hasan).
Dalam riwayat lain beliau membaca doa berbuka puasa, dengan lafaz berikut ini:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu
Artinya: “Ya Allah, aku berpuasa hanya untuk-Mu dan aku berbuka dengan rezeki-Mu.” (HR Abu Dawud & Baihaqi).
7. Menunaikan Sholat Maghrib Sebelum Makan Berat
Setelah berbuka dengan kurma atau air, Rasulullah SAW segera menunaikan sholat Maghrib sebelum menyantap hidangan utama, kecuali jika makanan sudah tersedia. Dalam hadis disebutkan:
“Jika makanan malam telah disediakan, makanlah sebelum kamu melaksanakan sholat Maghrib dan jangan tergesa-gesa dalam menyantapnya.” (HR. Bukhari, Muslim & Ahmad)
8. Makan dan Minum Secukupnya
Adab berbuka puasa yang terakhir adalah menghindari makan secara berlebihan. Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya termasuk berlebih-lebihan jika kamu memakan segala yang kamu inginkan.” (HR. Ibnu Majah)
Berbuka dengan porsi secukupnya membantu menjaga kesehatan serta tetap fokus dalam menjalankan ibadah selanjutnya.