JAKARTA — Momen Lebaran identik dengan suguhan makanan kaya santan. Opor ayam, rendang, gulai, hingga ketupat dengan kuah bersantan hampir selalu hadir di meja makan. Meski nikmat, sajian tersebut mengandung lemak jenuh yang berisiko mendongkrak kadar kolesterol dalam darah apabila dikonsumsi berlebihan.
- 1. Perbanyak Asupan Serat Sebelum atau Saat Makan
- 2. Batasi Porsi Makanan Bersantan
- 3. Jauhi Kombinasi Santan dengan Gorengan
- 4. Bergerak Aktif Seusai Makan
- 5. Jaga Keseimbangan Pola Makan Harian
- 6. Konsumsi Obat Penurun Kolesterol Sesuai Anjuran Dokter
- 7. Kurangi Gula dan Makanan Olahan
- 8. Berhenti Merokok
Kabar baiknya, menghindari kolesterol naik usai pesta makan bukan perkara sulit. Sejumlah langkah sederhana yang dihimpun dari artikel CNBC dan Halodoc dapat diterapkan agar tubuh tetap sehat tanpa harus melewatkan keistimewaan kuliner Lebaran.
Berikut delapan langkah sederhana agar kolestrol tidak naik saat hari Lebaran:
1. Perbanyak Asupan Serat Sebelum atau Saat Makan
Dahulukan konsumsi sayuran, buah-buahan, atau bahan makanan kaya serat sebelum menyantap hidangan bersantan. Serat berperan mengikat sebagian lemak dan kolesterol di saluran pencernaan sehingga penyerapannya oleh tubuh menjadi lebih terbatas.
2. Batasi Porsi Makanan Bersantan
Tidak perlu menghindari santan sepenuhnya, tetapi cukup menjaga agar porsinya tetap wajar. Kadar kolesterol dalam tubuh lebih banyak dipengaruhi oleh pola makan secara keseluruhan, bukan hanya satu kali sajian.
3. Jauhi Kombinasi Santan dengan Gorengan
Memadukan hidangan bersantan dengan aneka gorengan atau tambahan lemak lainnya akan semakin meningkatkan kadar lemak jenuh yang masuk ke tubuh. Sebaiknya pilih salah satu saja dalam satu waktu makan.
4. Bergerak Aktif Seusai Makan
Jalan santai selama 10 hingga 20 menit setelah makan terbukti membantu tubuh mengolah lemak dan gula secara lebih optimal. Aktivitas ringan ini juga mencegah lonjakan kadar gula darah secara tiba-tiba.
5. Jaga Keseimbangan Pola Makan Harian
Imbangi konsumsi makanan Lebaran dengan bahan-bahan yang dikenal mampu menekan kolesterol, seperti oat, kacang-kacangan, ikan, dan sayuran berdaun hijau. Pola makan yang seimbang adalah kunci utama dalam menghindari kolesterol tinggi.
6. Konsumsi Obat Penurun Kolesterol Sesuai Anjuran Dokter
Bagi yang telah mendapat resep dokter, mengonsumsi obat penurun kolesterol secara teratur dapat membantu menjaga kestabilan kadarnya. Obat-obatan ini bekerja dengan cara menghambat penyerapan kolesterol dari makanan di usus sebelum masuk ke aliran darah.
7. Kurangi Gula dan Makanan Olahan
Makanan tinggi gula tambahan dan produk olahan turut berkontribusi terhadap kenaikan kolesterol. Minuman bersoda, permen, serta camilan kemasan sebaiknya dibatasi. Gantikan dengan makanan segar dan alami agar kadar kolesterol lebih terkendali.
8. Berhenti Merokok
Menghentikan kebiasaan merokok terbukti meningkatkan kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik di dalam tubuh. Manfaatnya terasa bertahap: dalam 20 menit setelah berhenti, tekanan darah dan detak jantung mulai membaik; tiga bulan kemudian, sirkulasi darah dan fungsi paru-paru berangsur pulih; dan setelah setahun, risiko penyakit jantung berkurang hingga separuhnya dibandingkan perokok aktif.
Menghindari kolesterol selama dan setelah Lebaran bukan berarti harus berpantang dari semua hidangan. Kuncinya terletak pada kesadaran mengatur porsi, memilih kombinasi makanan yang tepat, serta menjaga gaya hidup aktif. Dengan langkah-langkah tersebut, kesehatan tetap terjaga tanpa mengurangi kebahagiaan merayakan hari raya bersama keluarga.



