JAKARTA – Konflik Iran-Israel kembali menjadi sorotan dunia setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim telah terjadi kesepakatan gencatan senjata penuh antara kedua negara.
Namun, pernyataan tersebut langsung dibantah keras oleh Iran, menandakan bahwa ketegangan regional masih jauh dari kata reda.
Berikut adalah 11 faktar terkini terkait konflik Iran-Israel yang perlu Anda ketahui:
1. Donald Trump Umumkan gencatan senjata
Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Iran dan Israel telah sepakat untuk gencatan senjata bertahap yang dimulai sekitar pukul 04.00 GMT pada hari Selasa, yang akan mengakhiri konflik selama 12 hari secara resmi.
“Telah disepakati sepenuhnya oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada GENCATAN SENJATA Total dan Lengkap,” tulis Trump pada hari Senin di platform Truth Social-nya. Trump mengatakan ia berharap Iran dan Israel akan “melanjutkan menuju Perdamaian.”
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Iran karena telah memberi pemberitahuan dini, yang memungkinkan tidak ada korban jiwa dan tidak ada yang terluka,” tambah Presiden AS Donald Trump dalam unggahannya.
2. Ali Khamenei tegaskan Iran tak akan menyerah
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei mengatakan, “Mereka yang mengenal rakyat Iran dan sejarahnya tahu bahwa bangsa Iran bukan bangsa yang menyerah.”
3. Guncangan ledakan di Teharan
Serangkaian ledakan kuat mengguncang ibu kota Iran, Teheran, pada dini hari Selasa, menurut koresponden AFP di lokasi. Ledakan terjadi sekitar pukul 21.55 GMT, setelah militer Israel meminta warga di sebuah wilayah di pusat Teheran untuk mengungsi.
4. Iran minta warga Israel mengungsi ke kota Ramat Gan
Sementara itu, Iran meminta warga Israel untuk mengungsi dari kota Ramat Gan, dekat Tel Aviv, menurut laporan media Iran.
“Peringatan mendesak dari Iran untuk mengungsi dari zona Ramat Gan di wilayah pendudukan,” kata kantor berita Mehr Iran, merujuk pada Israel, pada Senin malam.
5. Iran luncurkan rudal ke pangkalan militer AS
Iran meluncurkan rudal ke pangkalan militer AS di Qatar dan Irak pada Senin malam.
Menurut laporan media resmi, dalam apa yang disebut TV negara sebagai respons “kuat” terhadap serangan AS baru-baru ini terhadap situs nuklir penting, dengan ledakan terdengar di Doha dan proyektil terlihat melintas di langit.
Qatar mengatakan pihaknya “berhasil mencegat” rudal yang menargetkan pangkalan AS.
Tidak ada korban jiwa dari pihak Amerika yang diketahui, kata seorang pejabat pertahanan AS.
“Saya dapat mengonfirmasi bahwa Pangkalan Udara Al Udeid diserang oleh rudal balistik jarak pendek dan menengah yang berasal dari Iran hari ini. Saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dari pihak AS,” kata pejabat tersebut.
5. Trump sebut Serangan Iran ‘sangat lemah’
Trump menyebut serangan Iran ke pangkalan AS sebagai “sangat lemah.” Trump mengatakan Iran memberikan “pemberitahuan dini” tentang serangan ke pangkalan AS.
“Iran telah secara resmi merespons Penghancuran Fasilitas Nuklir mereka dengan respons yang sangat lemah, yang telah kami antisipasi, dan telah kami tangkal dengan sangat efektif,” tulis Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social-nya.
6. Abbas Araghchi bantah gencatan senjata Trump
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi membantah genjatan senjata yang diumumkan Presiden AS Donald Trump.
“Seperti yang telah berulang kali ditegaskan Iran: Israel yang memulai perang melawan Iran, bukan sebaliknya. “Sampai saat ini, TIDAK ADA ‘kesepakatan’ mengenai gencatan senjata atau penghentian operasi militer,”kata Araghchi dalam sebuah unggahan di X, Selasa (24/6/2025).
7. Empat Negara Tutup Jalur Udara
Empat negara di Kawasan Timur Tengah, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA) kompak menghentikan lalu lintas udara di wilayahnya per 23 Juni 2025.
Langkah dramatis demi keselamatan penerbangan pasca serangan rudal Iran pangkalan militer AS di Qatar.
8. Qatar buka kembali wilayah udara
Qatar mengumumkan pada hari Selasa pembukaan kembali wilayah udaranya, kata otoritas penerbangan Qatar, setelah Iran menembakkan serangkaian rudal ke negara Teluk tersebut yang menargetkan pangkalan Al Udeid milik AS yang berada di sana.
“Kementerian Dalam Negeri mengonfirmasi… bahwa situasi keamanan di negara ini stabil, dan tidak ada alasan untuk khawatir,” kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.
9. Sekjen PBB kutuk serangan Irang ke pangkalan AS
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk serangan Iran pada hari Senin terhadap pangkalan AS di Qatar dan kembali mendesak diplomasi untuk mengakhiri konflik antara Iran dan Israel, kata juru bicaranya.
“Sejak awal krisis, Sekretaris Jenderal telah berulang kali mengutuk setiap eskalasi militer dalam konflik ini, termasuk serangan Iran hari ini di wilayah Qatar,” kata juru bicara Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan.
10. Parlemen Iran beri sinyal tangguhkan kerja sama dengan IAEA
Di tengah konflik, Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf mengatakan di X.
“Kami sedang berupaya mengesahkan RUU untuk menangguhkan kerja sama Iran dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA),” unggahnya.
Ia menuduh badan pengawas nuklir PBB tersebut kurang objektif dan profesional.
11. India alihkan jalur penerbangan
Di tengah meningkatnya ketegangan di Asia Barat, beberapa maskapai India mengalihkan penerbangan atau menangguhkan operasi karena penutupan wilayah udara di Qatar dan sebagian wilayah Teluk.
Air India mengumumkan penangguhan lengkap semua operasi ke Timur Tengah serta penerbangan ke dan dari Amerika Utara dan Eropa hingga pemberitahuan lebih lanjut.
IndiGo mengumumkan di X bahwa penerbangan ke dan dari beberapa tujuan di Teluk dan Asia Barat telah ditangguhkan mulai hari Selasa. Akasa Air juga membatalkan semua penerbangan ke dan dari Doha, Kuwait, dan Abu Dhabi untuk tanggal 23 dan 24 Juni 2025.***