JAKARTA – Liverpool resmi menghentikan pengejaran terhadap Alexander Isak setelah proposal fantastis mereka senilai £110 juta ditolak Newcastle United.
Keputusan ini menandai akhir dari spekulasi transfer musim panas yang melibatkan striker asal Swedia tersebut.
Langkah Liverpool untuk menggaet Alexander Isak dari Newcastle United akhirnya kandas setelah klub asal Tyneside itu menolak mentah-mentah tawaran besar yang diajukan The Reds.
Tawaran yang mencapai £110 juta atau setara Rp2,39 triliun itu belum menyentuh harga yang diinginkan Newcastle, yakni £150 juta (sekitar Rp3,64 triliun), membuat kubu Anfield memilih mundur dari negosiasi.
Kondisi ini semakin mempertegas strategi transfer Liverpool di bawah pelatih baru Arne Slot.
Meskipun Isak sempat disebut-sebut sebagai target utama untuk memperkuat lini serang menyusul hengkangnya Luis Diaz ke Bayern Muenchen, manajemen The Reds tampaknya enggan terjebak dalam negosiasi panjang tanpa kejelasan.
Menurut laporan The Guardian yang dikutip pada Sabtu (2/8), Liverpool sempat menunjukkan minat besar terhadap Isak, yang musim lalu hanya kalah dari Mohamed Salah dalam daftar top skor Premier League.
Namun, begitu tawaran ditolak dan tak ada indikasi kompromi dari Newcastle, manajemen Liverpool memutuskan tidak akan mengajukan penawaran baru hingga jendela transfer ditutup 1 September 2025.
Newcastle Tegas Tak Lepas Isak, Liverpool Beralih Fokus
ESPN juga melaporkan bahwa langkah Liverpool dihentikan karena ketidaksiapan Newcastle melepas Isak, kecuali mereka terlebih dahulu mendapatkan pengganti sepadan.
Striker yang didatangkan dari Real Sociedad pada 2022 itu bahkan disebut terbuka untuk opsi pindah klub, dengan Liverpool sebagai tujuan favoritnya.
Namun, sikap Newcastle tetap konsisten. Mereka menganggap Isak sebagai aset penting dan belum berniat menjualnya meski kabarnya kini tengah mencari striker alternatif.
Benjamin Sesko dari RB Leipzig menjadi salah satu nama yang dipantau, walau hingga kini belum ada kesepakatan yang tercapai.
Di sisi lain, keputusan Liverpool mundur dari negosiasi juga berkaitan dengan strategi keuangan klub.
Meski baru saja mendapat suntikan dana dari penjualan Luis Diaz senilai €65,5 juta (sekitar Rp1,25 triliun), angka tersebut belum cukup untuk mengimbangi permintaan tinggi Newcastle.
Liverpool Matangkan Komposisi Skuad Tanpa Isak
Dengan bursa transfer masih berjalan hingga awal September, Liverpool kini fokus menata skuad yang ada untuk mengarungi musim baru.
Arne Slot disebut telah menyusun rencana alternatif usai batal merekrut Isak, dan lebih memilih memperkuat chemistry pemain yang tersedia daripada terlibat dalam saga transfer yang tidak pasti.
Meski gagal mengamankan jasa Isak, langkah mundur Liverpool dianggap sebagai manuver strategis.
Ketegasan dalam batas nilai transfer dinilai mencerminkan kebijakan klub yang realistis dan tidak panik.
Kini, perhatian tertuju pada bagaimana The Reds membangun skuad tangguh di era baru mereka tanpa kehadiran penyerang Swedia tersebut.***