JAKARTA – Bursa transfer musim panas kembali memunculkan skenario berani dari Juventus.
Klub berjuluk Bianconeri itu mencoba menghidupkan mimpi lama: memboyong Sandro Tonali dari Newcastle United.
Peluang memang tipis, namun di dunia sepak bola, negosiasi yang terlihat mustahil bisa berubah jadi kenyataan dalam hitungan hari.
Kunci rencana ini ada pada Dusan Vlahovic. Penyerang asal Serbia itu tengah disiapkan untuk dilepas, dan Newcastle yang sedang mencari pengganti Alexander Isak dinilai menjadi target yang tepat.
Dengan menawarkan Vlahovic, Juventus berharap bisa membuka jalan menuju gelandang Timnas Italia tersebut.
“Kita butuh pemain seperti Tonali” menjadi kalimat yang kerap terdengar di internal Juventus sejak musim semi lalu.
Setelah gagal mengamankan Douglas Luiz pada bursa transfer sebelumnya, klub merasa lini tengah butuh sosok kelas dunia.
Sayangnya, seragam hitam-putih dengan nomor punggung 8 itu masih melekat di tubuh Tonali untuk Newcastle, bukan Juventus.
Negosiasi yang Rumit
Newcastle membeli Tonali dengan harga mahal, €65 juta plus bonus, sebelum sang pemain absen 10 bulan akibat skorsing kasus taruhan pada 2024.
Setelah kembali, ia berperan penting membawa klub menjuarai Piala Liga dan memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Situasi ini membuat Newcastle enggan melepasnya, apalagi Tonali merasa nyaman bermain di Inggris.
Namun, Juventus mencoba memanfaatkan daya tarik Serie A bagi pemain Italia.
Mereka menawarkan skema yang tak sekadar pertukaran Vlahovic–Tonali, melainkan kesepakatan kompleks yang bisa melibatkan Douglas Luiz atau Nicolò Savona, disertai tambahan dana.
Nilai kedua pihak memang tidak sebanding, dan Juventus siap berkorban finansial demi gelandang yang mereka nilai tak tergantikan itu.
Kebutuhan Striker Newcastle
Kehilangan Isak ke Liverpool membuat Newcastle awalnya membidik Benjamin Sesko atau Darwin Nunez.
Namun, Sesko kini selangkah lagi ke Manchester United, sementara Nunez lebih dekat bergabung dengan Al Hilal asuhan Simone Inzaghi.
Vlahovic pun kembali muncul sebagai opsi konkret, setelah namanya ditawarkan perantara dalam beberapa jam terakhir.
Jika Newcastle menunjukkan minat, Juventus akan langsung bergerak menghidupkan misi Tonali.
Keahlian teknis, fisik, dan kemampuannya dalam fase serangan maupun bertahan dianggap mampu meningkatkan kualitas lini tengah Bianconeri secara signifikan.
Alternatif Juventus
Selain Tonali, Juventus menyiapkan daftar gelandang cadangan. Nama-nama seperti Yves Bissouma (Tottenham), Morten Hjulmand (Sporting), Matt O’Riley (Brighton), Franck Kessie (Al Ahli), Sofyan Amrabat (Fenerbahce), dan Bryan Cristante (Roma) masuk radar.
Untuk Cristante, opsi pertukaran dengan Weston McKennie masih terbuka.
Meski demikian, fokus utama tetap pada Tonali. Bagi manajemen Juventus, gelandang berusia 24 tahun itu adalah proyek besar yang layak diperjuangkan, bahkan jika harus mengorbankan aset besar seperti Vlahovic.***