MAKASSAR – Anthony Tan, Group CEO dan Co-Founder Grab, terbang langusng dari Singapura ke Makassar, pada 1 September 2025, untuk memberikan dukungan moral dan doa kepada keluarga almarhum Rusdamdiansyah (Dandi). Kedatangannya juga untuk memastikan keluarga Dandi mendapatkan dukungan penuh dari Grab dalam situasi seperti saat ini.
Menurut Anthony, kedatangannya menegaskan bahwa hubungan Grab dengan mitra-mitranya lebih dari sekadar kemitraan bisnis, melainkan sebuah ikatan kemanusiaan yang berkomitmen untuk selalu mendukung dalam berbagai kondisi. Grab berkomitmen untuk terus memberikan dukungan yang berkelanjutan kepada mitra dan keluarga mereka, terutama di saat-saat paling sulit.
Anthony didampingi oleh jajaran pimpinan Grab Indonesia, antara lain Dyah NK Makhijani (Presiden Komisaris OVO), Dion Soetadi (Chief Financial Officer Grab Indonesia), Halim Wijaya (Director of East Indonesia Operations Grab Indonesia), Tirza Munusamy (Chief of Public Affairs Grab Indonesia), dan Melinda Savitri (Country Marketing & Communications Head Grab Indonesia).
“Grab ingin memastikan bahwa dalam suka maupun duka, keluarga almarhum Dandi tidak akan pernah merasa sendirian. Dukungan kami hadir sejak awal melalui santunan dan bantuan logistik agar mereka merasa diberdayakan dalam momen ini,” kata Anthony seperti dilansir dari JPNN.
Lebih lanjut, Anthony menambahkan bahwa Grab juga telah memberikan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan selama dua tahun ke depan untuk keluarga almarhum. Selain itu, Grab turut mendukung keluarga dengan memberikan modal usaha melalui GrabKios, untuk membuka peluang baru dalam melanjutkan kehidupan mereka.
Anthony menjelaskan bahwa dukungan Grab bukan hanya sebagai respons sesaat, melainkan sebagai komitmen jangka panjang untuk selalu mendampingi mitra dan keluarga mereka dalam setiap situasi. Ini adalah bentuk perhatian berkelanjutan agar keluarga yang ditinggalkan dapat terus berkembang dan kuat menghadapi tantangan hidup.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir, tidak hanya ketika mitra pengemudi bekerja, tetapi juga ketika mereka dan keluarga mereka menghadapi masa sulit. Kami memastikan dukungan jangka panjang untuk ahli waris, sehingga mereka tidak merasa terbebani lebih berat,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya perlindungan lebih luas, Grab juga memperkenalkan GERCEP (Grab Respon Cepat), kanal darurat tambahan yang memungkinkan mitra melaporkan situasi genting dan menerima pertolongan dengan cepat. GERCEP mulai aktif pada 2 September 2025 dan bisa diakses melalui hotline darurat 021-2350-7032, laman HelpCenter Bantuan Tanggap Darurat di grb.to/gercep, serta layanan LiveChat dengan agen khusus.
Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan respons yang lebih cepat dan terstruktur terhadap laporan darurat, serta memberi ketenangan bahwa mitra Grab tidak pernah sendirian dalam menghadapi situasi darurat.
“Mitra tidak pernah sendirian. Kami akan selalu hadir, mendampingi, dan berjalan bersama mitra di seluruh Indonesia. Ini soal kemanusiaan—saling menjaga, saling menguatkan, dan memastikan tidak ada yang menghadapi masa sulit sendirian,” ujar Anthony.