Warga Cileungsi, Bogor, dibuat terpana dengan pemandangan tidak biasa di langit pada Jumat (1/5) siang. Sebuah fenomena alam yang memukau muncul dalam bentuk awan berwarna-warni pastel yang melingkar indah di atas awan putih, menyerupai mahkota pelangi.
Banyak warga segera mengabadikan momen langka ini ke media sosial. Awan yang tampak “bersinar” dengan gradasi warna merah muda, hijau, dan biru ini secara ilmiah dikenal sebagai Awan Iridesensi (Cloud Iridescence).
Apa Itu Awan Iridesensi?
Fenomena ini sering juga disebut sebagai “Awan Pelangi” atau dalam kasus tertentu dikaitkan dengan awan nacreous (awan induk mutiara). Berbeda dengan pelangi biasa yang terbentuk karena pembiasan (refraksi), awan iridesensi lahir dari proses difraksi.
Ini adalah fenomena optik atmosfer (photometeor) yang terjadi ketika sinar matahari atau bulan tersebar oleh butiran air kecil atau kristal es dengan ukuran yang seragam di dalam awan tipis. Cahaya tersebut kemudian “melentur” dan menciptakan pola warna-warni yang halus di tepi awan.
Mengapa Fenomena Ini Unik?
Awan iridesensi memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya istimewa:
-
Lokasi Muncul: Seringkali menutupi bagian atas awan utama atau muncul di tepi awan pileus, sirus, atau altos.
-
Warna Pastel: Tidak seperti pelangi yang warnanya tegas, iridesensi menampilkan warna pastel yang lebih lembut dan menyebar.
-
Langka: Fenomena ini tidak terjadi setiap hari karena membutuhkan kondisi atmosfer yang sangat spesifik, terutama ukuran tetesan air yang harus seragam.
Meski sangat cantik, fenomena ini biasanya muncul di dekat matahari, sehingga sangat silau untuk dilihat dengan mata telanjang. Para ahli menyarankan untuk menggunakan kacamata hitam atau menghalangi silau matahari dengan tangan atau pohon agar gradasi warnanya terlihat lebih kontras dan jelas.
Pemandangan ini menjadi hiburan tersendiri bagi warga Cileungsi, membuktikan bahwa alam selalu punya cara mengejutkan untuk menunjukkan keindahannya di tengah aktivitas sehari-hari.