Tabrakan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan terjadi di Jalan Tol Cipularang Km 112 arah Jakarta, tepatnya di Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, pada Selasa (2/12/2025) sekitar pukul 13.35 WIB.
Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Yudha Satyo Rahardjo, membenarkan kejadian tersebut.
“Betul telah terjadi kecelakaan lalu lintas di KM 112 Tol Cipularang dari Bandung arah Jakarta, melibatkan sembilan kendaraan,” ujar Yudha saat dikonfirmasi.
Insiden ini menelan satu korban jiwa yang telah dievakuasi ke RS Cahya Kawaluyan Padalarang, sementara lima orang lainnya mengalami luka-luka.
“Total korban ada enam orang, satu meninggal dunia—namun masih kami identifikasi kendaraan yang ditumpanginya—dan lima lainnya luka ringan,” jelas Yudha.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan diduga terjadi karena sebuah truk yang melaju dari arah Bandung menuju Jakarta mengalami kegagalan kontrol saat memasuki lokasi kejadian.
“Berawal dari truk yang menabrak kendaraan minibus, kemudian memicu tabrakan beruntun dengan kendaraan di depannya,” terang Yudha.
Petugas langsung melakukan olah TKP serta mengevakuasi kendaraan yang rusak. Akibatnya, arus lalu lintas sempat tersendat di ruas Tol Cipularang selama proses penanganan berlangsung.
Respons Jasa Marga
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agni Mayvinna, menyampaikan bahwa kecelakaan diperkirakan dipicu kurangnya antisipasi pengemudi. Tim Jasa Marga bersama Patroli Jalan Raya, armada derek, ambulans, armada rescue, dan layanan Mobile Customer Service (MCS) telah berada di lokasi sejak kejadian.
Selama proses evakuasi, lajur tol sempat ditutup sementara. Pada pukul 15.00 WIB dua lajur sudah dapat dilintasi, dan seluruh lajur kembali normal pada pukul 15.40 WIB.
“Seluruh kendaraan yang terlibat telah dievakuasi ke pool BB KM 120. Dari enam korban, satu meninggal dunia, dua luka berat, dan tiga luka ringan,” ungkap Agni.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati, mengatur waktu perjalanan, dan tertib selama proses penanganan berlangsung.