JAKARTA – Banjir yang sempat melumpuhkan Jalan DI Pandjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, mulai surut malam ini. Arus lalu lintas di kawasan terdampak berangsur kembali normal setelah genangan air mulai surut sekitar pukul 19.45 WIB.
Pantauan di lokasi menunjukkan, hanya tersisa genangan kecil di persimpangan menuju arah Sunter dan Kalimalang. Sementara kendaraan yang sempat terhenti kini bergerak lancar, terutama di jalur menuju Universitas Kristen Indonesia (UKI) dan Cawang.
Meski begitu, kepadatan kendaraan masih terlihat menjelang persimpangan. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menyebut penyebabnya sebagian besar karena proyek galian yang memakan hampir dua lajur jalan. “Pertama di Panjaitan, Cawang, itu mengarah ke utara. Walaupun saat ini 19.30 WIB empat lajur sudah bisa digunakan, masih ada genangan walaupun sedikit,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (22/1).
Kepadatan lalu lintas juga terlihat di arah PGC Cililitan, namun tidak ada genangan air di kawasan tersebut. Kedatangan armada Transjakarta di halte-halte sekitar pun kini lebih cepat, sehingga penumpang tidak lagi menunggu lama.
Banjir juga sempat menimbulkan kemacetan parah di beberapa titik lain di Jakarta. Di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, genangan setinggi 30 cm di bawah flyover membuat arus kendaraan tersendat. Hal serupa terjadi di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, yang menyebabkan banyak pengendara ragu melintas.
Selain titik-titik tersebut, kemacetan juga tercatat di Jalan Antasari, Jalan Pattimura, kawasan Blok M, dan Kemang, Jakarta Selatan. Kombinasi genangan dan jam pulang kerja membuat arus lalu lintas semakin tersendat.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan banjir meluas hingga 80 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan dengan ketinggian air mencapai 110 cm.