JAKARTA – Gempa bumi magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Kabupaten Sarmi, Papua pada Selasa siang, 24 Februari 2026, pukul 14:46:50 WIB, dengan pusat gempa berada di darat 23 kilometer tenggara Sarmi.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer dengan koordinat 1,96 LS dan 138,95 BT, sehingga getarannya terasa cukup kuat di sejumlah wilayah sekitar.
Laporan intensitas menunjukkan gempa Sarmi dirasakan pada skala II-III MMI di Kota Jayapura dan mencapai skala V MMI di Sarmi, menandakan adanya guncangan yang cukup signifikan di pusat wilayah terdampak.
Pusat Gempa di Darat, Guncangan Cukup Kuat
Pusat gempa berada di darat 23 km tenggara Sarmi dengan magnitudo 5,7 dan kedalaman 10 kilometer, kondisi yang secara geologis memungkinkan getaran lebih terasa di permukaan karena sumber gempa relatif dangkal.
Skala V MMI di Sarmi menunjukkan getaran dirasakan hampir semua orang, barang-barang ringan berpotensi bergeser, dan sebagian warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Sementara itu, di Kota Jayapura, gempa berada pada skala II-III MMI yang berarti getaran dirasakan sebagian orang terutama di dalam rumah, namun belum menimbulkan dampak kerusakan berarti.
Dampak dan Kondisi Terkini
Hingga laporan ini disusun, belum ada informasi resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban akibat gempa bumi Sarmi tersebut, namun warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Wilayah Papua, khususnya kawasan utara seperti Sarmi dan sekitarnya, memang termasuk zona rawan gempa karena berada di jalur pertemuan lempeng aktif yang kerap memicu aktivitas seismik.
Masyarakat di sekitar pusat gempa diminta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal tetap aman, menghindari struktur yang retak, serta mengikuti arahan otoritas setempat untuk mengantisipasi risiko lanjutan.
Data Teknis Gempa
Waktu kejadian: 24 Februari 2026, 14:46:50 WIB.
Magnitudo: 5,7.
Kedalaman: 10 Km.
Lokasi: 1,96 LS-138,95 BT.
Dirasakan (Skala MMI): II-III Kota Jayapura, V Sarmi.
Gempa Sarmi magnitudo 5,7 ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat Papua terhadap potensi gempa bumi yang bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa peringatan.***