Kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat mendadak mencekam pada Rabu (25/2) sore. Sebuah mobil yang dikendarai pria berinisial HM memicu aksi kejar-kejaran dramatis setelah nekat melawan arus dan menabrak sejumlah kendaraan hingga berakhir dalam kepungan massa yang geram.
Ketegangan bermula sekitar pukul 17.20 WIB saat HM melaju dari arah utara menuju selatan. Alih-alih berhenti saat dicegat petugas di dekat Halte Lapangan Banteng, HM justru menginjak gas lebih dalam dan memacu kendaraannya menjauh dari kejaran polisi.
“Saat hendak diberhentikan petugas, kendaraan tetap melaju dan terus melarikan diri ke arah Jalan Gunung Sahari,” ungkap Ps Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Arry Utomo.
Aksi Nekat Lawan Arah di Jantung Kota
Pelarian HM menyerupai labirin maut. Setelah memasuki Jalan Bungur Besar Raya, ia nekat berbelok ke Jalan Gunung Sahari V dengan cara melawan arah. Tanpa memedulikan keselamatan pengguna jalan lain, HM terus menerjang arus hingga ke Simpang MBAL dan Jalan Dr. Sutomo.
Meski sempat memutar arah di dekat Hotel Bintang Baru, aksi HM semakin liar. Ia kembali memutar balik secara ilegal di Simpang Pintu Besi dan kembali melawan arus di jalur utama Gunung Sahari menuju selatan.
Berakhir di Tangan Massa
Napas pelarian HM akhirnya terhenti di dekat Halte Golden Truly. Karena sudah menabrak beberapa kendaraan selama pelariannya, massa yang marah tidak tinggal diam. Kendaraan HM berhasil dihentikan paksa dan dikepung oleh warga yang sudah geram melihat aksi ugal-ugalannya.
Beruntung, pihak kepolisian segera tiba di lokasi untuk mengamankan pelaku dari amuk massa yang lebih parah.
“Saat ini, pengendara beserta kendaraannya telah kami amankan di Polres Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas Kompol Arry.