JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat Mayor Jenderal TNI Trenggono sebagai salah seorang Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa, (2/6/2026). Penunjukan ini menempatkan perwira bintang dua lulusan Akademi Militer (Akmil) 1993 tersebut pada posisi strategis untuk mendukung program prioritas nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu fokus pemerintahan dalam upaya menurunkan angka stunting dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat.
Lahir pada 21 November 1969, Trenggono dikenal sebagai perwira TNI AD dari kecabangan Infanteri dengan rekam jejak panjang di Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Selama karier militernya, ia telah menduduki berbagai jabatan penting, baik di bidang operasional maupun pendidikan. Beberapa di antaranya adalah Komandan Yonif 113/Jaya Sakti, Dandim 0704/Banjarnegara, Wakil Komandan Resimen Taruna dan Latihan (Wadanmentarlat) Akmil, Kepala Departemen Militer Dasar (Kadepmildas) Akmil, Wakil Direktur Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan (Wadirbinlem) Akmil, Direktur Umum (Dirum) Akmil, Direktur Pengkajian dan Pengembangan (Dirjianbang) Seskoad, serta Perwira Ahli Tingkat III Bidang Komunikasi Sosial Panglima TNI.
Selain berkiprah di lingkungan TNI, Trenggono juga aktif dalam pengembangan sektor pangan dan ekonomi kerakyatan. Ia menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara dan terlibat dalam berbagai kegiatan pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di sejumlah daerah, termasuk Lamongan dan Magelang. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam menjalankan tugas barunya di BGN, yang menuntut kemampuan koordinasi, pengelolaan logistik, serta pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pemenuhan gizi nasional.
Sejumlah pengamat menilai pengangkatan Trenggono akan memperkuat kapasitas kelembagaan BGN, terutama dalam aspek manajemen lapangan, distribusi logistik, dan pengawasan program. Pengalaman kepemimpinan serta penguasaan operasional yang dimilikinya diharapkan dapat mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis secara lebih efektif, termasuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.
Dalam berbagai kesempatan, Trenggono dikenal memiliki pandangan bahwa ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Dengan semangat tersebut, ia diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat program-program BGN guna menciptakan generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.
Dengan latar belakang militer yang kuat serta pengalaman di sektor pangan dan pemberdayaan masyarakat, penunjukan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional diharapkan dapat mempercepat pencapaian target-target strategis pemerintah di bidang gizi dan ketahanan pangan. Publik kini menantikan langkah-langkah konkret yang akan diambilnya dalam mendukung transformasi layanan gizi nasional di masa mendatang.