JAKARTA – Menghadapi lonjakan kebutuhan energi selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina (Persero) mengaktifkan sistem pengamanan pasokan nasional yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Fokus utama pengamanan meliputi ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), avtur untuk penerbangan, serta optimalisasi distribusi ke berbagai wilayah strategis yang menjadi titik konsentrasi pemudik.
Sebagai garda terdepan pengawasan, Pertamina akan meluncurkan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri (Satgas RAFI) yang bekerja tanpa henti selama periode siaga nasional.
“Nanti insyaallah di minggu depan kita akan launching Satgas. Dan semua tim Satgas itu akan bekerja selama periode Ramadan dan Idul Fitri,” ujar Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita di AFT Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (25/2).
Satgas RAFI akan memastikan seluruh rantai pasok energi berjalan optimal, termasuk memantau titik-titik rawan lonjakan konsumsi di jalur tol, jalur arteri, pelabuhan, hingga bandara.
Selain menjaga ketersediaan energi, Pertamina turut mengimbau pemudik untuk mempersiapkan perjalanan secara matang, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi di jalur darat.
Pengisian tangki penuh sebelum berangkat dan pengecekan kondisi kendaraan disebut menjadi bagian penting dari upaya menciptakan perjalanan mudik yang lebih aman dan efisien.
“Kalau untuk teman-teman yang menggunakan jalur udara, tinggal duduk nyaman, menikmati penerbangan karena semua sudah kami handle untuk pengisian bahan bakarnya,” sambungnya.
Pada sektor aviasi, pengawasan kualitas avtur dilakukan melalui prosedur quality control (QC) ketat yang mengacu pada standar nasional dan internasional.
Terminal BBM Aviasi di AFT Halim Perdanakusuma disebut sebagai salah satu simpul vital distribusi avtur terbesar kedua di wilayah Jawa bagian barat dengan kesiapan melayani penerbangan komersial hingga VVIP.
Tak berhenti pada aspek energi, Pertamina juga menghadirkan fasilitas pendukung di sejumlah SPBU strategis yang tersebar di jalur mudik nasional.
Layanan tambahan seperti Serambi MyPertamina dan Pos BBM disiapkan sebagai ruang istirahat sementara bagi pemudik yang ingin melepas lelah sebelum melanjutkan perjalanan.
“Nanti ada tandanya dan di situ, kami juga ada beberapa tempat yang kami siapkan, MyPertamina, di mana di situ adalah tempat sarana untuk teman-teman istirahat bersama keluarga,” ungkapnya.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri saat kondisi fisik menurun selama perjalanan jarak jauh.
Istirahat yang cukup dinilai menjadi kunci pencegahan kecelakaan lalu lintas, terutama di tengah kepadatan arus mudik Lebaran.
Selama masa kerja Satgas RAFI, seluruh aduan dan kebutuhan informasi masyarakat akan dimonitor secara aktif melalui kanal digital resmi dan layanan pelanggan 135.
“Jadi artinya aktif kami monitor semuanya untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tutup Arya.***