BIRMINGHAM – Babal awal All England 2026 menghadirkan kabar positif bagi satu-satunya tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani atau Putri KW.
Ia memastikan tiket ke babak 16 besar usai lawannya asal Denmark, Mia Blichfeldt, memutuskan retired di Utilita Arena, Selasa (3/3) malam WIB.
Kemenangan Putri KW di turnamen BWF Super 1000 ini sekaligus menjadi momentum penting dalam catatan pertemuannya kontra Blichfeldt yang sebelumnya lebih sering dimenangi wakil Eropa tersebut.
Bertanding di Utilita Arena Birmingham, Putri KW tampil sangat agresif sejak reli pertama dan langsung menekan tanpa memberi ruang bagi lawannya untuk berkembang.
Secara head to head, duel Putri KW dan Blichfeldt selalu berlangsung ketat dan harus dituntaskan lewat tiga gim dalam tiga pertemuan sebelumnya.
Pada perjumpaan terakhir di Hylo Open, Putri harus puas menjadi runner-up setelah kalah 11-21, 21-7, dan 12-21 di partai final.
Sementara dua tahun sebelumnya, Putri mampu mencuri kemenangan dramatis di babak 32 besar Arctic Open dengan skor 17-21, 2-15, dan 21-19.
Dari tiga bentrokan tersebut, Putri hanya sekali menang, sedangkan dua laga lain menjadi milik Blichfeldt.
Namun memasuki All England 2026, situasi berbeda karena Putri datang dengan kepercayaan diri tinggi sebagai peringkat enam dunia versi Badminton World Federation, unggul jauh atas Blichfeldt yang menempati posisi ke-20.
Dominasi Tanpa Ampun Sejak Gim Pertama
Putri KW langsung mengendalikan tempo permainan dengan variasi serangan tajam dan penempatan bola presisi yang membuat Blichfeldt kesulitan mengimbangi ritme.
Smash silang keras dari Putri tak mampu dikembalikan sempurna sehingga skor cepat melebar menjadi 5-0.
Keunggulan semakin tak terbendung saat interval gim pertama ditutup dengan angka 11-1 setelah pengembalian Blichfeldt menyangkut di net.
Tekanan konsisten dari Putri membuat laga berlangsung satu arah sebelum akhirnya Blichfeldt tak mampu melanjutkan pertandingan akibat cedera.
Keputusan retired tersebut memastikan Putri KW melenggang mulus ke babak 16 besar tanpa harus menyelesaikan duel hingga tuntas.
Tantangan Berikutnya: Kim Ga Eun
Di fase berikutnya, Putri KW akan menghadapi wakil Korea Selatan, Kim Ga-eun, yang tampil impresif di babak pertama.
Kim Ga Eun memastikan langkahnya setelah menundukkan Huang Yu-Hsun asal Taiwan dua gim langsung 21-11 dan 21-10.
Pertemuan ini diprediksi berlangsung lebih kompetitif karena keduanya dikenal memiliki pola reli panjang dan ketahanan fisik kuat.
Rekor pertemuan mereka 2-1 untuk keunggulan Putri KW. Dimana pertemuan terakhir terjadi di perempat final Korea Open 2025 lalu dengan kemenangan Putri KW 21-6, 21-15.
Bagi Putri, kemenangan di laga pembuka ini menjadi suntikan moral untuk melangkah lebih jauh sekaligus memperbaiki catatan prestasinya di turnamen bulu tangkis tertua dan paling prestisius di dunia tersebut.***