JAKARTA – Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, mencuri perhatian publik bulutangkis nasional di Polytron Indonesia Open 2026.
Raymond/Nikolaus berhasil menyingkirkan unggulan kedua turnamen asal Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, pada babak 16 besar Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026) malam.
Dalam pertandingan berdurasi 33 menit tersebut, Raymond/Nikolaus tampil agresif dan penuh percaya diri hingga sukses mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor identik 21-14 dan 21-14.
Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi pasangan Indonesia tersebut mengingat Aaron/Soh datang ke turnamen berstatus unggulan kedua sekaligus salah satu pasangan elite dunia.
Dari segi peringkat dunia BWF, Raymond/Nikolaus saat ini berada di peringkat ke-12 dunia, sedangkan Aaron/Soh menempati posisi ketiga dunia.
Meski demikian, perbedaan peringkat tidak terlihat di lapangan karena wakil Indonesia mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi catatan spesial karena merupakan pertemuan pertama antara kedua pasangan di ajang internasional.
Keberhasilan melangkah ke delapan besar membuat tantangan yang lebih berat kini telah menunggu Raymond/Nikolaus pada babak perempat final Indonesia Open 2026 yang akan berlangsung Jumat (5/6/2026).
Lawan berikutnya adalah pasangan Jepang, Takuro Hoki dan Yugo Kobayashi, yang menempati posisi unggulan kedelapan turnamen.
Hoki/Kobayashi memastikan tiket perempat final setelah melewati pertarungan sengit tiga gim melawan pasangan Korea Selatan, Kang Min Hyuk dan Ki Dong Ju.
Dalam laga tersebut, wakil Jepang sempat kehilangan gim pertama sebelum bangkit dan membalikkan keadaan dengan skor 18-21, 21-18, dan 21-14.
Pertemuan di perempat final nanti juga akan menjadi duel perdana antara Raymond/Nikolaus dan Hoki/Kobayashi.
Peluang menarik terbuka bagi Indonesia apabila Raymond/Nikolaus mampu melewati hadangan pasangan Jepang tersebut.
Pasalnya, tiket menuju final berpotensi menghadirkan duel sesama wakil Merah Putih pada babak semifinal.
Skenario tersebut dapat terjadi karena pasangan Indonesia lainnya, Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani yang berstatus unggulan keenam, juga masih bertahan di turnamen.
Pada babak perempat final, Sabar/Reza dijadwalkan menghadapi pasangan China, Chen Bo Yang dan Liu Yi.
Apabila kedua pasangan Indonesia berhasil meraih kemenangan di laga masing-masing, maka satu tempat di partai final Indonesia Open 2026 dipastikan menjadi milik tuan rumah.
Kondisi ini semakin memperbesar harapan publik Indonesia untuk melihat wakil Merah Putih berbicara banyak di salah satu turnamen bulu tangkis paling bergengsi dalam kalender BWF World Tour.***