Media sosial China tengah diguncang oleh kisah keberuntungan yang nyaris tidak masuk akal. Seorang turis di Kabupaten Longhui, Provinsi Hunan, melaporkan temuan butiran emas murni seberat 10 gram di dalam perut seekor bebek yang baru saja ia sembelih untuk dikonsumsi.
Harta Karun Senilai Rp28 Juta
Butiran logam kuning tersebut telah melalui uji bakar sederhana dan diyakini sebagai emas murni. Mengingat harga emas yang sedang “gila-gilaan”, temuan 10 gram ini ditaksir memiliki nilai fantastis mencapai 12.000 yuan atau sekitar Rp28,3 juta. Foto-foto butiran emas tersebut langsung meledak di internet dengan lebih dari 10 juta penayangan.
Mengapa Ada Emas di Perut Bebek?
Usut punya usut, bebek “beruntung” ini ternyata dipelihara secara liar (free-range) di sepanjang Sungai Chenshui. Wilayah ini bukan sembarang lokasi; Sungai Chenshui merupakan pusat “demam emas” yang legendaris pada tahun 1970 hingga 1990-an sebelum tambang pribadi dilarang.
Diduga kuat, sang bebek secara tidak sengaja menelan lumpur yang mengandung serpihan emas murni saat sedang asyik mencari makan di dasar sungai. Keberadaan sisa-sisa emas di wilayah tersebut memang bukan isapan jempol, sebab tahun lalu warga lokal pun masih sempat menemukan butiran emas saat mencuci pasir di lokasi yang sama.
Netizen: “Siapkan 1.000 Bebek!”
Respons netizen China pun mengocok perut. Banyak yang mengaku ingin segera banting setir menjadi peternak bebek di sana. “Tolong bagikan lokasi koordinatnya sekarang. Besok saya mau lepas 1.000 bebek di sungai itu!” tulis salah satu netizen yang viral.
Meski Biro Sumber Daya Alam setempat meminta butiran tersebut diuji oleh lembaga profesional, otoritas tidak menampik kemungkinan keaslian emas tersebut. Di tengah ketidakpastian ekonomi, temuan ini seolah menjadi simbol keberuntungan bagi masyarakat China yang kini memang sedang gencar mengoleksi emas sebagai penyelamat finansial.