JAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan tren peningkatan tajam dengan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum melonjak signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kementerian Perhubungan mencatat total pergerakan penumpang hingga fase H-8 sampai H-3 telah mencapai jutaan orang, menandakan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya.
Data terbaru memperlihatkan bahwa lonjakan ini menjadi indikator kuat pulihnya aktivitas perjalanan nasional sekaligus meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan transportasi.
Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran 2026, Bernadette Endah, menyampaikan bahwa jumlah pemudik sementara telah menyentuh angka 7.753.476 orang berdasarkan rekapitulasi Posko Angkutan Lebaran Terpadu.
“Untuk data sementara yang terhimpun hingga saat ini pada Posko Angkutan Lebaran Terpadu tahun 2026. Yaitu, akumulasi pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum dari H-8 sampai dengan H-3 sebanyak 7.753.476 orang,” katanya di Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Jika dibandingkan periode yang sama pada 2025, angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 10,95 persen dari total sebelumnya 6.988.008 penumpang.
Peningkatan ini terjadi hampir di seluruh moda transportasi, menunjukkan distribusi mobilitas yang merata di berbagai sektor perjalanan.
Moda transportasi kereta api menjadi yang paling dominan mengalami lonjakan dengan pertumbuhan mencapai 15,25 persen.
Di posisi berikutnya, transportasi penyeberangan mencatat kenaikan sebesar 13,40 persen yang memperlihatkan tingginya pergerakan antarwilayah kepulauan.
Sementara itu, angkutan darat mengalami peningkatan 7,64 persen, diikuti sektor penerbangan domestik dan internasional sebesar 6,88 persen.
Adapun angkutan laut juga mencatat pertumbuhan sebesar 6,82 persen meskipun tetap menghadapi tantangan kondisi cuaca di sejumlah wilayah.
Selain pergerakan penumpang, Kemenhub juga mencermati peningkatan arus kendaraan di sejumlah ruas tol utama, terutama di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kendaraan yang keluar dari gerbang tol Jakarta tercatat naik 4,35 persen, sementara kendaraan yang masuk melonjak lebih tinggi hingga 14,24 persen.
Secara keseluruhan, pergerakan lalu lintas di gerbang tol wilayah Jabodetabek mengalami kenaikan tipis sebesar 0,97 persen.
Dari sisi cuaca, Kemenhub mengacu pada prakiraan BMKG yang menyebutkan kondisi relatif aman untuk perjalanan mudik.
Namun demikian, terdapat beberapa wilayah perairan dengan tinggi gelombang berkisar antara 2,5 hingga 4 meter yang perlu diwaspadai.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas agar lebih antisipatif terhadap keamanan dan keselamatan, khususnya pada moda transportasi laut,” kata Bernadette.
Pemerintah berharap momentum mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lancar dengan dukungan kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti aturan keselamatan perjalanan.
Kenyamanan dan keamanan pemudik menjadi prioritas utama agar tradisi tahunan ini tetap berjalan tanpa hambatan berarti.***