JAKARTA – Sebuah rudal yang diluncurkan Iran menghantam Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi dan menyebabkan sedikitnya 10 tentara Amerika Serikat terkuka, dua di antaranya dalam kondisi kritis.
Serangan tersebut juga merusak sejumlah pesawat pengisian bahan bakar milik AS, demikian dilaporkan The Wall Street Journal, dikutip Sputnik, Sabtu (28/3/2026).
Pejabat yang dikutip surat kabar itu menyebutkan serangan turut melibatkan pesawat nirawak, seiring berlanjutnya konflik agresi AS-Israel terhadap Iran. Komando Pusat AS melaporkan lebih dari 300 tentara Amerika terluka sepanjang empat minggu pertempuran.
Menurut The New York Times, dua pesawat pengisian bahan bakar KC-135 mengalami kerusakan signifikan akibat serangan tersebut.



