JAKARTA – Cristiano Ronaldo menorehkan pencapaian 100 pertandingan di Liga Arab Saudi bersama Al-Nassr, sementara Lionel Messi masih berjuang mengejar tonggak serupa di kompetisi Major League Soccer (MLS).
Persaingan abadi antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi kembali mencuri perhatian publik sepak bola global seiring perbedaan progres keduanya dalam mencatatkan sejarah baru di liga masing-masing.
Momen bersejarah ini semakin menegaskan bagaimana dua ikon sepak bola dunia tersebut tetap relevan dan menjadi pusat narasi meski telah memasuki fase akhir karier profesional mereka.
Mengutip World Soccer Talk, Sabtu (4/4/2026) Cristiano Ronaldo resmi mengukir 100 penampilan di Saudi Pro League saat tampil melawan Al-Najma dan mencetak dua gol untuk kemenangan 5-2 bagi timnya.
Hal ini menjadi sebuah capaian yang menegaskan konsistensi dan daya tahan luar biasa sang megabintang bersama Al-Nassr.
Kehadiran Ronaldo di lapangan terasa krusial setelah sebelumnya sempat absen akibat cedera hamstring pada Maret, yang sempat memengaruhi ritme permainan tim asal Riyadh tersebut.
Kembalinya sang kapten Portugal membawa energi baru bagi skuad, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri tim dalam persaingan perebutan gelar musim ini.
Sepanjang 100 laga di liga, Ronaldo mencatatkan kontribusi luar biasa dengan 97 gol dan 18 assist, angka yang menegaskan produktivitas tinggi di usia yang tidak lagi muda.
Performa impresif itu juga memperlihatkan perannya yang tetap vital dalam menjaga posisi Al-Nassr sebagai salah satu kandidat kuat juara di kompetisi domestik.
Di sisi lain, perhatian publik kini beralih ke Lionel Messi yang menjalani karier di Major League Soccer bersama Inter Miami.
Berbeda dengan Ronaldo, Messi masih cukup jauh dari pencapaian 100 pertandingan di MLS jika hanya menghitung laga musim reguler.
Berdasarkan data terbaru hingga awal April, Messi baru mengoleksi sekitar 57 penampilan di MLS, yang berarti masih membutuhkan lebih dari 40 pertandingan untuk mencapai angka seratus.
Meski demikian, secara keseluruhan di semua kompetisi bersama Inter Miami, pemain asal Argentina itu hampir menyentuh 100 laga dengan kontribusi lebih dari 80 gol dan sejumlah assist penting.
Produktivitas tinggi tersebut menunjukkan bahwa Messi tetap berada di level elite meskipun jumlah penampilannya belum menyamai Ronaldo di liga domestik.
Namun, jadwal kompetisi MLS yang berbeda, ditambah faktor rotasi pemain, cedera, serta padatnya agenda turnamen seperti Leagues Cup, membuat laju Messi menuju 100 pertandingan berjalan lebih lambat.
Jika tidak ada perubahan signifikan, Messi diperkirakan baru akan mencapai 100 laga MLS pada akhir 2027 atau awal 2028.
Perbedaan jalur ini memperlihatkan kontras perjalanan dua legenda hidup sepak bola dalam menorehkan sejarah baru di belahan dunia yang berbeda.
Meski begitu, baik Ronaldo maupun Messi tetap menjadi magnet utama yang menjaga daya tarik sepak bola global tetap hidup dan kompetitif.***