JAKARTA – FIFA mengonfirmasi bahwa wasit asal Somalia peraih penghargaan, Omar Abdulkadir Artan, tidak akan bertugas pada Piala Dunia 2026 setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat.
Artan mendarat di Bandara Internatisional Miami pada Sabtu usai terbang dari Istanbul, tapi ditolak oleh Bea Cukai dan Pelindungan Perbatasan AS (CBP) karena asalah verifikasi.
“FIFA dapat mengonfirmasi bahwa wasit Omar Abdulkadir Artan tidak akan dapat berlatih dan memimpin pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026 setelah ia ditolak masuk ke Amerika Serikat,” kata juru bicara FIFA kepada AFP, dilansir Selasa (9/6/2026). CBP menegaskan bahwa semua pelancong, termasuk atlet dan pejabat, diperiksa secara individual.
Artan, yang seharusnya menjadi wasit Somalia pertama pada Piala Dunia, kembali ke Istanbul setelah insiden tersebut. Pemerintah Somalia menyebut ia memiliki visa sah saat tiba di AS. Presiden Somalia, Hassan Sheikh Mohamud sebelumnya memuji Artan sebagai simbol inspirasi bagi generasi muda.
Artan merupakan salah satu dari 52 wasit pilihan FIFA untuk turnamen yang digelar di Kanada, Meksiko, dan AS. Sejak menjadi wasit FIFA pada 2018, ia telah memimpin laga pada liga nasional Somalia dan Piala Afrika. Pada 2025, Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) menobatkannya sebagai wasit pria terbaik.
Meski kecewa, Artan menyampaikan terima kasih kepada FIFA dan CAF atas dukungan mereka serta mendoakan yang terbaik bagi rekan-rekan wasit pada Piala Dunia. Sejumlah pihak di Somalia menilai penolakan ini merugikan semangat fair play dan prestasi sepak bola.