JAKARTA — Sanitiar Burhanuddin kembali melakukan perombakan besar di tubuh Kejaksaan melalui rotasi dan mutasi 65 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di berbagai wilayah Indonesia. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor KEP-IV-347/C/04/2026 tertanggal 13 April 2026.
Surat keputusan tersebut ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan, Hendro Dewanto, sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja institusi.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan adanya kebijakan mutasi tersebut.
“Benar (ada mutasi),” ujar Anang kepada wartawan.
Penguatan Kinerja dan Dinamika Organisasi
Menurut Anang, rotasi dan mutasi merupakan langkah strategis yang rutin dilakukan dalam rangka memperkuat kelembagaan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas para jaksa di seluruh daerah.
“Mutasi adalah hal yang lumrah dan secara berkelanjutan dilakukan oleh kementerian/lembaga. Tentunya isinya ya pasti ada yang mutasi, promosi dan demosi,” jelasnya.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut tidak hanya sekadar pergantian jabatan, tetapi juga bagian dari manajemen sumber daya manusia untuk menjaga dinamika organisasi tetap sehat dan produktif.
Pergantian Kajari Karo Jadi Sorotan
Salah satu posisi yang mengalami pergantian adalah Kepala Kejaksaan Negeri Karo. Jabatan tersebut kini diisi oleh Edmond Novvery Purba, menggantikan Danke Rajagukguk.
Anang menjelaskan, Danke tidak lagi menempati jabatan struktural untuk sementara waktu dan dialihkan ke posisi fungsional.
“Untuk Kajari Karo saudari Danke dimutasi diagonal, artinya dia tidak dalam jabatan struktural tapi dalam jabatan fungsional untuk saat ini,” ujarnya.
Pergantian ini menjadi perhatian publik lantaran Danke sebelumnya sempat disorot dalam kasus dugaan korupsi anggaran video profil desa yang melibatkan videografer Amsal Christy Sitepu. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani proses klarifikasi internal oleh Kejaksaan Agung.
“Sambil nunggu hasil pemeriksaan internal terhadap yang bersangkutan,” tambah Anang.
Mutasi Meluas hingga Level Subdirektorat
Tidak hanya pada level Kajari, keputusan tersebut juga mencakup rotasi sejumlah pejabat lain di lingkungan Kejaksaan, mulai dari Kepala Subdirektorat hingga posisi Asisten di berbagai wilayah.
Langkah ini menunjukkan bahwa reformasi internal tidak hanya menyasar pucuk pimpinan di daerah, tetapi juga menyentuh struktur organisasi secara lebih luas.
Daftar 65 Kajari Baru
65 Kepala Kejaksaan Negeri yang baru ditetapkan:
- Bobbi Sandri — Kajari Banda Aceh
- Fredy Feronico Simanjuntak — Kajari Rokan Hulu
- R Firmansyah — Kajari Barito Utara
- Dado Achmad Ekroni — Kajari Serang
- Adi Rifani — Kajari Lebak
- Subagio Gigih Wijaya — Kajari Ende
- David Palapa Duarsa — Kajari Bondowoso
- Taufik — Kajari Sarolangun
- Herman Kondo Siriwa — Kajari Murung Raya
- Adi Imanuel Palebangan — Kajari Tomohon
- Petrus Andri Parlindungan Napitupulu — Kajari Bangka Tengah
- Fitri Zulfahmi — Kajari Mamuju
- Anto Widi Nugroho — Kajari Tanjung Jabung Timur
- Herlambang Saputro — Kajari Seram Bagian Barat
- Harwanto — Kajari Penajam Paser Utara
- Koko Erwinto Danarko — Kajari Luwu Utara
- Deddy Sutendy — Kajari Kota Cirebon
- Syahrir Jasman — Kajari Batubara
- Irfan Nirwana Satriyadi — Kajari Aceh Barat
- Febrianda Ryendra — Kajari Cilegon
- Robby Permana Amri — Kajari Rote Ndao
- Hartadhi Christianto — Kajari Padang Sidempuan
- Pradhana Probo Setyarjo — Kajari Kota Tangerang
- I Ketut Sudiarta — Kajari Maros
- Ilham Wahdini — Kajari Seram Bagian Timur
- Mohammad R. Bugis — Kajari Tanjung Jabung Barat
- Krisnandar — Kajari Kepulauan Tanimbar
- Budiman — Kajari Sinjai
- Rindang Onasia — Kajari Pangkal Pinang
- Retno Setyowati — Kajari Sukoharjo
- Yuli Andri — Kajari Empat Lawang
- Indra Gunawan — Kajari Dharmasraya
- Taupiq Djalal — Kajari Bau-Bau
- Alezander Zaldi — Kajari Labuhanbatu Selatan
- Widarto Adi Nugroho — Kajari Tual
- Nurul Hidayat — Kajari Sawahlunto
- Sutrisno — Kajari Ngada
- Muhammad Indra Muda Nasution — Kajari Brebes
- M. Emri Kurniawan — Kajari Tapanuli Selatan
- Medie — Kajari Tabanan
- Nurwendah Arumsari — Kajari Solok
- Teddy Rorie — Kajari Kudus
- Ryan Jerry Untu — Kajari Flores Timur
- Bambang Sunoto — Kajari Banyumas
- Rahmat — Kajari Halmahera Utara
- Rully Mutiara — Kajari Rembang
- Noptra — Kajari Agam
- Yadyn — Kajari Jember
- Soekesto Ariesto — Kajari Magetan
- Badri Wasil — Kajari Aceh Jaya
- Dicky Darmawan — Kajari Buleleng
- Mernawati — Kajari Dumai
- Purnama — Kajari Sragen
- Dian Herdiman — Kajari Parigi Moutong
- Jeffry Paultje Maukar — Kajari Labuhan Batu
- Saptono — Kajari Lampung Timur
- Tasjrifin Muljana Abdul — Kajari Kotamobagu
- Rustandi Gustawirya — Kajari Kabupaten Pasuruan
- Normadi Elfajr — Kajari Hulu Sungai Selatan
- Nurul Anwar — Kajari Kota Mojokerto
- Dwi Hadi Purnomo — Kajari Boalemo
- Romadu Novelino — Kajari Kolaka
- Erwin Widihantono — Kajari Bitung
- Edmond Novvery Purba — Kajari Karo
- Imam Fauzi — Kajari Nias Selatan
Rotasi besar-besaran ini menegaskan komitmen Kejaksaan Agung dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus memastikan penegakan hukum berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia. Evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja pejabat juga menjadi bagian penting dalam menjaga integritas institusi penegak hukum tersebut.