JAKARTA – Bintang MotoGP, Marc Marquez mengakui masa depannya di lintasan sangat bergantung pada kondisi fisik tubuhnya.
“Saya mungkin akan mengakhiri karier saya karena kondisi tubuh saya,” ujarnya dalam wawancara dengan podscaster Imagin dan Tengo un Plan, dilansir Speedweek, Rabu (22/4/2026).
Setelah empat tahun cedera, Marquez memulai babak baru bersama Gresini Ducati pada 2024. Kepindahannya dari Honda, tim yang memberinya enam gelar MotoGP, terbukti tepat. Ia meraih tiga kemenangan GP, satu kemenangan sprint, serta 16 podium, menutup musim di posisi ketiga. Setahun kemudian, pada 2025, ia tampil dominan dan merebut gelar juara dunia bersama tim pabrikan Ducati.
Meski kembali ke puncak, Marquez mengakui fisiknya tidak lagi sama. “Saya tahu betul bahwa lengan saya tidak seperti dulu lagi,” kata pembalap berusia 33 tahun itu. “Salah satu hal yang paling membantu saya adalah mencoba untuk tidak membandingkan sisi kiri dengan sisi kanan; saya hanya memberikan 100 persen dengan kedua sisi.”
Marquez menegaskan akan terus balapan selama tubuhnya mengizinkan. “Saya sadar bahwa momen pensiun semakin dekat. Saya akan terus balapan selama tubuh saya mengizinkan, dan saya tahu karier saya akan berakhir lebih karena kondisi fisik daripada pikiran atau keinginan saya,” tegasnya.
Kontraknya bersama Ducati Lenovo setelah 2026 masih menjadi pertanyaan, apakah berdurasi satu atau dua tahun. Selama belum merasa 100 persen fit, Marquez enggan menandatangani kesepakatan baru.