JAKARTA — Tanggal 4 Mei mencatat beragam peristiwa penting dalam lintasan sejarah dunia dan Indonesia. Mulai dari pengasingan tokoh besar Eropa, pecahnya perang melawan kolonialisme di Nusantara, hingga momentum politik yang mengubah arah bangsa.
Peristiwa Bersejarah yang terjadi pada 4 Mei:
Napoleon Memulai Pengasingan
Pada 1814, Napoleon Bonaparte tiba di Pulau Elba untuk menjalani pengasingan pertamanya setelah turun dari tampuk kekuasaan di Prancis. Sosok yang lahir di Ajaccio, Korsika, pada 15 Agustus 1769 itu dikenal sebagai jenderal brilian yang karier militernya melesat sejak usia muda.
Ia menempuh pendidikan di akademi militer sejak usia 10 tahun dan lulus lebih cepat dibanding rekan-rekannya. Namanya mulai diperhitungkan setelah berhasil meredam pemberontakan di Paris pada 1795 dengan strategi militer yang tidak lazim. Sejumlah kemenangan dalam perang melawan Austria dan Prusia semakin mengukuhkan reputasinya di Eropa.
Perang Banjar dan Perlawanan terhadap Kolonialisme
Memasuki 1861, konflik bersenjata di Kalimantan Selatan kian memanas dalam rangkaian Perang Banjar. Salah satu pertempuran penting terjadi di Paringin, ketika pasukan pimpinan Pangeran Antasari berhadapan dengan tentara kolonial Belanda.
Perang ini merupakan bentuk perlawanan terhadap intervensi Belanda di Kesultanan Banjar, yang bermula dari monopoli perdagangan hingga campur tangan dalam urusan internal kerajaan. Konflik panjang tersebut berlangsung hingga awal abad ke-20 dan mencakup wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Gerakan Mahasiswa di Beijing
Pada 1919, ribuan mahasiswa di Beijing turun ke jalan dalam peristiwa yang dikenal sebagai Gerakan 4 Mei. Aksi ini dipicu oleh kekecewaan terhadap keputusan Perjanjian Versailles yang dinilai merugikan Tiongkok, khususnya terkait wilayah Shandong.
Demonstrasi tersebut berkembang menjadi gerakan nasional yang menuntut reformasi budaya, pendidikan, dan politik. Peristiwa ini juga menjadi titik awal kebangkitan nasionalisme modern di Tiongkok serta melahirkan banyak tokoh penting di kemudian hari.
Thatcher Cetak Sejarah di Inggris
Peristiwa penting lainnya terjadi pada 1979, ketika Margaret Thatcher resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Inggris. Ia menjadi perempuan pertama yang memimpin negara tersebut sekaligus pemimpin dengan masa jabatan terlama di abad ke-20.
Dikenal dengan julukan “Iron Lady”, Thatcher menerapkan kebijakan ekonomi dan politik konservatif yang kemudian dikenal sebagai Thatcherisme, meninggalkan pengaruh besar dalam arah kebijakan Inggris.
Pemilu Orde Baru & Awal Reformasi
Di Indonesia, 4 Mei 1982 menjadi tonggak pelaksanaan pemilu ketiga pada era Orde Baru. Pemilihan umum tersebut berlangsung dalam sistem politik yang saat itu masih didominasi kekuatan pemerintah.
Sementara itu, pada 1998, tanggal ini menandai awal gejolak besar yang kemudian dikenal sebagai Kerusuhan Mei 1998. Kerusuhan pertama dilaporkan terjadi di Medan dan menjadi pemicu meluasnya aksi serupa di berbagai kota besar, yang pada akhirnya mendorong lahirnya era Reformasi di Indonesia.
Peristiwa Lain
Selain itu, sejumlah peristiwa lain juga tercatat pada 4 Mei, antara lain:
- 1878: Pertunjukan pornografi pertama digelar di Grand Opera House.
- 1904: Amerika Serikat melanjutkan pembangunan Terusan Panama setelah proyek tersebut sempat terhenti.
- 1945: Pasukan Jerman memasuki wilayah Belanda di tengah Perang Dunia II.
- 2009: Ujian Nasional tingkat SD/MI mulai dilaksanakan di Indonesia.
Beragam peristiwa pada 4 Mei menunjukkan bagaimana satu tanggal dapat merekam dinamika sejarah lintas bidang—mulai dari militer, politik, hingga gerakan sosial. Momentum ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar kerap lahir dari rangkaian peristiwa yang terjadi dalam waktu berbeda, namun berdampak panjang bagi peradaban.