JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto kembali menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 4 Mei 2026, dengan memanggil sejumlah menteri Kabinet guna membahas agenda strategis nasional.
Fokus rapat terbatas Presiden Prabowo Subianto kali ini mengarah pada penguatan sektor pendidikan sebagai motor penggerak pembangunan daerah yang lebih merata.
Langkah Presiden Prabowo Subianto tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional berbasis wilayah.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menjadi salah satu pejabat yang dipanggil dan tiba di kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 14.25 WIB dengan mengenakan kemeja putih panjang.
Saat dimintai keterangan oleh awak media, Brian Yuliarto belum memberikan penjelasan terkait agenda rapat yang akan dibahas.
“Mohon maaf, nanti saja. Belum tau nih, nanti saya sampaikan,” kata Brian kepada wartawan, Senin, 4 Mei 2026.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga telah mengundang Brian Yuliarto ke kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, untuk membahas isu strategis di bidang pendidikan nasional.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa perhatian utama pemerintah tertuju pada optimalisasi peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan di daerah masing-masing.
“Meliputi pemanfaatan peran perguruan tinggi di Tanah Air untuk turut serta langsung membangun daerahnya. Presiden Prabowo memberikan perhatian kepada sektor pendidikan,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 2 Mei 2026.
Pemerintah melihat fakultas teknik sebagai salah satu kekuatan utama yang dapat berkontribusi langsung dalam percepatan pembangunan daerah melalui inovasi dan penerapan teknologi.
Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah pun akan terus diperkuat untuk memastikan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah.
Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan nasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.
“Pemerintah terus berkomitmen menghadirkan kebijakan yang melindungi, mencerdaskan, dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” ujar Teddy.
Selain Menteri Pendidikan Tinggi, Presiden Prabowo Subianto juga memanggil Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny H. Kairupan, yang hadir lebih awal sekitar pukul 13.30 WIB.
Turut hadir pula Wakil Menteri Pertahanan, Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto, dalam rangkaian agenda rapat terbatas tersebut.***