JAKARTA – Liverpool mulai memetakan perubahan besar pada skuad menjelang bursa transfer musim panas setelah performa tim dinilai belum cukup stabil untuk bersaing penuh dengan Manchester City dan Arsenal pada musim depan.
Meski masih berpeluang mengakhiri musim di zona Liga Champions, manajemen The Reds disebut menyadari bahwa kedalaman skuad dan efektivitas permainan harus segera diperbaiki demi mengembalikan Liverpool ke jalur perebutan gelar.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, kini menghadapi tantangan besar untuk membentuk tim yang lebih kompetitif setelah menjalani musim yang penuh tekanan dan inkonsistensi performa.
Liverpool diyakini akan melakukan sejumlah perubahan penting pada komposisi pemain, termasuk membuka peluang melepas beberapa nama berpengalaman demi memberi ruang bagi proyek regenerasi tim.
Salah satu nama yang terus menjadi sorotan adalah Alisson Becker yang kabarnya diminati Juventus meski masih memiliki kontrak hingga 2027 bersama klub Merseyside tersebut.
Ketertarikan klub Italia terhadap penjaga gawang asal Brasil itu terus berkembang dan situasi tersebut mulai memunculkan tanda tanya besar mengenai masa depannya di Anfield.
Mengutip laporan Evening Standard, selain Alisson, nama Curtis Jones juga masuk dalam daftar pemain yang berpotensi hengkang pada akhir musim nanti.
Gelandang akademi Liverpool itu sebelumnya sempat menarik minat Inter Milan pada bursa transfer Januari, namun kala itu Liverpool menolak melepasnya karena keterbatasan opsi di lini tengah.
Kini situasinya berubah setelah negosiasi kontrak baru Jones belum menunjukkan perkembangan berarti sehingga Liverpool berisiko kehilangan sang pemain secara gratis jika tidak segera mengambil keputusan.
Kontrak Jones tersisa satu musim lagi setelah kompetisi berakhir dan kondisi tersebut membuat manajemen harus mempertimbangkan penjualan demi menghindari kerugian finansial.
Nama lain yang ikut menjadi perhatian adalah Alexis Mac Allister yang hingga kini belum mendapatkan pembicaraan resmi terkait perpanjangan kontrak.
Performa Mac Allister musim ini dinilai belum sepenuhnya konsisten sehingga muncul spekulasi bahwa pemain Argentina tersebut dapat menjadi salah satu opsi penjualan untuk mendukung restrukturisasi skuad.
Sementara itu Liverpool sudah lebih dulu mengamankan masa depan Ryan Gravenberch dan masih melanjutkan pembicaraan kontrak dengan Dominik Szoboszlai.
Di sektor pertahanan, kabar positif datang dari Ibrahima Konate yang disebut hampir mencapai kesepakatan kontrak baru bersama Liverpool.
Konate sebelumnya mengungkapkan optimisme bahwa proses negosiasi berjalan menuju tahap akhir meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pihak klub.
Jika perpanjangan kontrak itu berhasil diselesaikan, Konate diproyeksikan tetap menjadi tandem utama Virgil van Dijk di lini belakang Liverpool musim depan.
Liverpool juga masih memiliki beberapa pemain pelapis seperti Giovanni Leoni dan Jeremy Jacquet untuk memperkuat kedalaman skuad pertahanan.
Di sisi lain, masa depan Federico Chiesa serta Wataru Endo juga mulai dipertanyakan karena minimnya menit bermain sepanjang musim ini.
Kondisi tersebut membuat kedua pemain berpotensi mempertimbangkan hengkang demi mendapatkan kesempatan tampil reguler di klub lain.
Liverpool sebenarnya sudah dipastikan kehilangan beberapa pemain penting tanpa mendapatkan keuntungan transfer sehingga klub dituntut lebih cermat dalam menjaga kedalaman tim musim depan.
Perombakan skuad memang dianggap penting, namun Liverpool juga tidak ingin mengulangi kesalahan musim lalu ketika stok pemain berkualitas dinilai terlalu tipis saat menghadapi jadwal padat dan badai cedera.
“Liverpool membutuhkan keseimbangan antara regenerasi dan kedalaman skuad agar mampu kembali bersaing di level tertinggi,” tulis laporan media Inggris terkait rencana besar klub pada musim panas nanti.
Dengan banyaknya pemain yang masa depannya belum pasti, bursa transfer musim panas diperkirakan akan menjadi salah satu periode paling menentukan bagi era baru Liverpool bersama Arne Slot.***