Posisi Marco Bezzecchi di puncak klasemen sementara MotoGP 2026 sempat berada di ujung tanduk. Mengawali hari dengan nasib sial akibat kecelakaan saat kualifikasi, rider Aprilia ini terpaksa harus memulai balapan Sprint dari posisi ke-12.
Kondisi ini sempat menjadi angin segar bagi rekan setim sekaligus rival terdekatnya dalam perebutan gelar, Jorge Martin. Memulai balapan beberapa posisi di depan Bezzecchi, pembalap asal Spanyol tersebut berpeluang besar untuk mengikis—bahkan membalikkan—selisih satu poin yang memisahkan mereka berdua di papan klasemen.
Blunder Beruntun Jorge Martin
Namun, petaka justru menghampiri kubu lawan. Baru memasuki lap ke-3, Jorge Martin melakukan kesalahan fatal dan terjatuh dari motornya. Ini menjadi crash keempat kalinya bagi Martin sepanjang akhir pekan di Catalunya. Kegagalan Martin finis ini otomatis mengunci posisi Bezzecchi aman di puncak klasemen setidaknya untuk satu hari lagi.
Meski takhta juaranya aman, jalannya balapan Sprint tidaklah mudah bagi Bezzecchi. Ia sempat merangkak naik ke posisi keenam di pertengahan balapan. Sayangnya, menjelang finis, ia kehilangan ritme balapnya dan dengan mudah diovertek oleh barisan pembalap di belakangnya.
“Saya memulai dengan baik, sempat naik beberapa posisi di awal dan berada di urutan keenam. Tapi setelah itu, sayangnya saya kehilangan posisi lagi dengan cepat dari Pecco, Franky, Ogura, lalu Bastianini,” curhat Bezzecchi kepada MotoGP.com.
Beruntung, ia masih bisa membalas menyalip Enea Bastianini di lap akhir, sehingga berhak mengamankan posisi ke-9 untuk merebut satu poin terakhir yang tersedia.
Evaluasi Total Menuju Balapan Utama
Bezzecchi menegaskan bahwa dirinya tidak mengalami cedera akibat insiden kualifikasi. Namun, ia sadar performanya di sesi Sprint jauh dari kata memuaskan dan menuntut perbaikan menyeluruh di segala sektor dari tim mekanik Aprilia sebelum balapan utama (Grand Prix) digelar hari Minggu.
“Kesalahan di kualifikasi sedikit merusak hari ini, tetapi jujur saja, di sesi Sprint saya merasa tidak dalam kondisi terbaik. Kami hanya harus mencoba berbenah untuk besok, sedikit di semua area. Semoga kami bisa menutup akhir pekan ini dengan hasil yang layak,” pungkas pembalap Italia tersebut. Terkait strategi balapan besok, Bezzecchi menambahkan bahwa pilihan ban belakang tipe soft maupun medium sama-sama sangat realistis untuk digunakan.


