JAKARTA – Manchester United masih menjadikan Lewis Hall sebagai salah satu target utama untuk memperkuat sektor bek kiri pada bursa transfer musim panas ini.
Newcastle United tetap mempertahankan sikap tegas dengan menolak membuka peluang melepas bek muda andalannya tersebut meski minat dari Setan Merah terus menguat.
Laporan terbaru dari Sky Sports menyebutkan Newcastle hanya bersedia mempertimbangkan negosiasi apabila menerima tawaran dengan nilai yang benar-benar luar biasa.
Dalam program Transfer Talk, panel Sky Sports membahas besaran dana yang harus disiapkan Manchester United untuk menggoyahkan pendirian The Magpies.
Awalnya muncul perkiraan harga di atas 50 juta pound sterling, namun angka tersebut langsung dinilai masih terlalu rendah.
“Jauh lebih tinggi dari itu, menurut saya, jauh lebih tinggi,” ujar panel Sky Sports.
“Mengingat kondisi pasar transfer saat ini, Newcastle kemungkinan baru akan menjualnya jika ada tawaran lebih dari 70 juta pound sterling,” lanjut pernyataan tersebut.
Dengan kurs sekitar Rp22.100 per pound sterling, nilai 70 juta pound setara sekitar Rp1,55 triliun, sedangkan 50 juta pound bernilai sekitar Rp1,11 triliun.
Panel tersebut juga menilai Hall memiliki nilai yang jauh melampaui usianya yang masih 21 tahun karena kualitas, potensi, dan fleksibilitas bermainnya.
“Lewis Hall bukan pemain bernilai 50 juta pound, bahkan harga itu sudah tergolong murah untuk kondisinya saat ini dan melihat situasi pasar,” kata panel tersebut.
Sebelumnya, The i Paper melaporkan Newcastle menganggap pemain tim nasional Inggris itu sama sekali tidak dijual.
Laporan tersebut menyebut Hall berstatus “tidak tersentuh” dalam proyek pelatih anyar Matthias Jaissle.
Pakar transfer Fabrizio Romano juga mengungkapkan Manchester United telah menyetujui Hall sebagai target internal.
Meski demikian, Romano menegaskan Newcastle belum memiliki niat sedikit pun untuk melepas sang pemain pada musim panas ini.
Hall masih terikat kontrak hingga 2029 sehingga Newcastle memiliki posisi tawar yang sangat kuat dalam setiap pembicaraan transfer.
Bek lulusan akademi Chelsea itu bergabung secara permanen ke St James’ Park pada 2024 dengan nilai sekitar 28 juta pound atau sekitar Rp618,8 miliar.
Sejak saat itu Hall berkembang menjadi salah satu bek kiri muda terbaik di Premier League berkat kemampuannya bermain di lini belakang maupun lini tengah.
Nilai pasarnya saat ini diperkirakan mencapai 34 juta pound atau sekitar Rp751,4 miliar.
Walaupun Newcastle telah kehilangan beberapa pemain penting seperti Anthony Gordon, Sandro Tonali, dan Bruno Guimaraes, klub tersebut masih berkomitmen mempertahankan Hall sebagai bagian utama proyek jangka panjang.
Keinginan Manchester United memboyong Hall dipastikan tidak akan mudah terwujud tanpa mengajukan tawaran bernilai fantastis.***


