KUALA LUMPUR – Turnamen Malaysia Masters 2026 menghadirkan drama menarik dan penuh kejutan setelah tiga partai final yang telah selesai dimainkan di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Minggu (24/5/2026), melahirkan sederet juara baru dengan catatan spesial sepanjang musim ini.
Meski dua pertandingan lain masih tersisa, sektor-sektor awal final sudah menciptakan kisah berbeda yang menyita perhatian pecinta bulu tangkis dunia karena seluruh pemenangnya sama-sama meraih gelar pertama mereka sepanjang kalender kompetisi 2026.
Dominasi wakil China mulai terlihat sejak sektor ganda putri dan tunggal putra, namun kejutan terbesar justru datang dari tunggal putri saat veteran Thailand Ratchanok Intanon sukses membungkam unggulan utama asal China Chen Yu Fei secara meyakinkan.
Sementara tuan rumah Malaysia tidak meraih satu pun gelar di turnamen BWF Super 500 tersebut.
Andalan tuan rumah yang tembus final dari nomor ganda putra, unggulan ke-3 turnamen Goh Sze Fei/Nur Izzuddin kalah dari unggulan ke-6 dari Denmark, Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard dengan skor 16-21, 17-21.
Duo Muda China Cetak Sejarah di Ganda Putri
Awal pesta juara China dibuka lewat penampilan impresif pasangan muda Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min yang tampil luar biasa pada partai final ganda putri.
Menghadapi wakil Jepang Sayaka Hirota/Ayako Sakuramoto, pasangan unggulan keenam itu menunjukkan permainan agresif dan solid sejak awal pertandingan.
Dalam duel berdurasi 52 menit, Chen/Luo berhasil mengunci kemenangan straight game dengan skor 21-16 dan 25-23.
Keberhasilan tersebut terasa sangat spesial karena menjadi gelar pertama mereka sepanjang musim 2026 sekaligus pencapaian besar bagi pasangan yang saat ini masih berada di ranking 304 dunia.
Kemenangan di Malaysia Masters menjadi sinyal kebangkitan pasangan muda China yang mulai menunjukkan potensi besar di level elite BWF World Tour.
Di nomor ganda campuran, China juga membuat kejutan ketika pasangan Gao Jia Xuan/Wei Ya Xi meraih juara usaia mengalahkan wakil Thailand Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai lewat drama tiga gim dengan skor akhir 21-13, 15-21 dan 21-11.
Ganda China tersebut baru saja dipasangkan karena sebelumnya Wei Ya Xi berpasangan dengan Jiang Zhen Bang yang kini kokoh di posisi kedua peringkat dunia BWF.
Li Shi Feng Bangkit dari Masa Sulit
Kesuksesan China berlanjut di sektor tunggal putra melalui penampilan meyakinkan Li Shi Feng saat menghadapi rising star Thailand Panitchapon Teeraratsakul.
Pebulu tangkis unggulan kelima asal Negeri Tirai Bambu itu tampil dominan sepanjang pertandingan dan mampu mengontrol tempo permainan dengan sangat baik.
Li Shi Feng akhirnya menutup pertandingan dalam waktu 50 menit setelah menang dua gim langsung 21-16 dan 21-17.
Gelar juara di Malaysia Masters 2026 menjadi momentum penting bagi Li Shi Feng setelah sempat mengalami penurunan performa akibat cedera yang dialaminya pada pertengahan musim 2025.
Situasi tersebut membuat performanya beberapa kali gagal stabil dan sering berakhir mengecewakan di berbagai turnamen besar.
Namun di Kuala Lumpur, Li Shi Feng berhasil memanfaatkan absennya sejumlah pemain top dunia untuk membuktikan dirinya masih layak diperhitungkan di level tertinggi bulu tangkis internasional.
Ratchanok Intanon Tampilkan Magis Sang Juara
Laga paling menyita perhatian terjadi pada sektor tunggal putri ketika Ratchanok Intanon berhadapan dengan peraih emas Olimpiade Tokyo 2020, Chen Yu Fei.
Secara statistik dan unggulan, Chen Yu Fei lebih difavoritkan untuk merebut gelar juara Malaysia Masters 2026.
Namun kenyataan di lapangan justru berjalan berbeda karena Intanon tampil sangat agresif dan berhasil mendominasi jalannya pertandingan.
Pebulu tangkis senior Thailand tersebut sukses membuat Chen Yu Fei kesulitan mengembangkan permainan sejak awal laga.
Dalam pertandingan berdurasi 51 menit, Intanon menutup duel dengan kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-15.
Hasil itu sekaligus menjadi kejutan terbesar di final Malaysia Masters 2026 karena Chen Yu Fei sebelumnya diprediksi mampu menguasai pertandingan.
Bagi Intanon, trofi ini terasa sangat emosional karena menjadi gelar pertamanya sepanjang musim 2026 di tengah perjuangannya menjaga konsistensi performa di usia yang tidak lagi muda.
Kemenangan tersebut juga menjadi bukti bahwa pengalaman dan mental juara Intanon masih menjadi ancaman serius bagi para pemain elite dunia.
Hasil ini setidak mengubah rekor pertemuan mereka yang masih terpaut jauh menjadi 4-19 untuk keunggulan Chen Yu Fei.
Hasil Final Malaysia Masters 2026
- Ganda Putri: Sayaka Hirota/Ayako Sakuramoto (Jepang) vs Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min (China/6) 16-21, 23-25
- Tunggal Putra: Li Shi Feng (China/5) vs Panitchapon Teeraratsakul (Thailand) 21-16, 21-17
- Tunggal Putri: Chen Yu Fei (China/1) vs Ratchanok Intanon (Thailand/2) 17-21, 15-21
- Ganda Campuran: Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai (Thailand) vs Gao Jia Xuan/Wei Ya Xin (China/8) 13-21, 21-15, 11-21
- Ganda Putra: Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia/3) vs Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard (Denmark/6) 16-21, 17-21.***